SuaraBali.id - Oleh-oleh khas Bali identik dengan jajanan Pie Susu. Selain itu ada juga pia hingga Kacang Disco.
Padahal masih ada satu lagi oleh-oleh khas Bali yang tak kalah menarik. Oleh-oleh ini belakangan banyak diminati wisatawan yaitu, Cokelat.
Cokelat produksi lokal tengah familiar dalam pembelian oleh-oleh khas Bali.
Ada banyak merek cokelat yang menghadirkan sensasi coklat melt-in-mouth. Jajanan ini disebut jarang ditemukan di Indonesia lho.
Buat kalian yang hobi makan cokelat sepertinya cocok sekali menyimak artikel yang satu ini.
Berbeda dengan coklat pada umumnya, cokelat kekinian Bali memiliki tekstur yang sangat lembut dan lumer di mulut saat disantap.
Tekstur cokelatnya lumer dengan style Jepang yang terbuat dari Finest Belgian Chocolate.
Ada berbagai macam varian rasa yang bisa dipilih, sehingga penggemar coklat dan pie bisa menemukan rasa yang sesuai dengan selera mereka.
Jajanan Chocolate Bali cocok untuk dijadikan hadiah atau oleh-oleh khas bali, karena tampilan kemasannya yang menarik.
Apalagi dibuat menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi, sehingga tak heran jika harganya lebih fantastis.
Baca Juga: Bagaimana Awal Mula Pie Susu Bisa Ngetop Jadi Oleh-oleh Khas Bali?
Salah satu gerainya berada di Jalan Dewi Sri No.23, Legian, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto