Mahasiswa dan dosen saat menggelar unjuk rasa di depan Mapolda NTB, Selasa (21/3/2023) [Suara.com/Toni Hermawan]
Sementara itu, Satgas Pencegahan, Pengendalian, Kekerasan Seksual (PPKS), Unram, Laely Wulandari mengatakan pihaknnya sudah menggelar dialog-dialog akademis terhadap kasus ini. Pihaknya juga mengeluhkan kasus ini dihentikan. Mirisnya sudah satu tahun tanpa kejelasan.
“Silahkan kasus ini dibuka, kami mendukung untuk Polri untuk meraih kepercayaan publik lebih tinggi”, katanya.
Dirinya berharap jika kasus ini tuntas. Maka predator kekerasan seksual jera terhadap perbuatannya. Namun jika kasus ini dibiarkan maka dikahawatirkan pelaku kekerasan sesksual langgeng berkeliaran.
“Kami berharap supaya tidak korban lagi," pungkasnya.
Kontributor: Toni Hermawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali
-
Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun
-
Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah