SuaraBali.id - Anies Baswedan dikabarkan akan berkunjung ke Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya Pulau Lombok, pulau yang dikenal dengan julukan Seribu Masjid pada 30 Januari 2023 mendatang.
Anies Baswedan direncanakan akan mendapatkan penyambutan meriah dan diberi gelar adat Bima oleh pemangku setempat.
Menurut Ketua DPD Nasdem Lombok Tengah (Loteng), Samsul Hadi, seluruh pengurus DPD NasDem sudah dikumpulkan guna menyambut kedatang mantan gubernur DKI Jakarta ini.
Tujuannya untuk koordinasi dan membahas kedatangan Anies Baswedan di NTB khususnya di Pulau Seribu Masjid, Lombok.
"Kita di kabupaten sudah rapat konsolidasi dan lakukan persiapan,” katanya saat dihubungi, Selasa (10/1/2023).
Guna memaksimalkan, masing-masing pengurus DPD sudah dikumpulkan oleh ketua panitia provinsi untuk dikoordinasi mempersiapkan untuk penyambutan kepada Anies Baswedan.
"Pak ketua panitia penyambutan, H Rumaksi sudah mengumpulkan semua DPD,” tambahnya.
Samsul menyebut, rencananya setelah take off dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid Lombok, Anies akan mengunjungi Desa Sade, Rembitan di Loteng untuk melihat proses menenun.
Selanjutnya mengikuti pengajian akbar bersama TGH Fadli di Pondok Pesantren Yatofa, Desa Bodak, Kecamatan Praya, Loteng.
Baca Juga: Diminta Gabung Gerindra, Ketua PBNW Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024
Setelah itu, Anies Baswedan akan melanjutkan safari politiknya ke Lombok Timur lalu ke Lombok Barat (Lobar).
"Di Lombok Tengah beliau ke Sade dari sana langsung ke Ponpes Yatofa, Bodak, baru ke Lombok Timur,” sebutnya.
Pada hari kedua, Anies Baswedan juga berencana mengunjungi Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima.
Nantinya akan mengikuti rapat adat dan akan diberikan gelar adat di Kabupaten Bima.
"Pak Rumaksi juga sudah mengumpulkan DPD Kota Bima dan Kabupaten Sumbawa", pungkasnya.
Kontributor: Toni Hermawan
Berita Terkait
-
KPK Geledah Kantor Bupati Lombok Barat hingga PUPR, Sita Dokumen dan Alphard
-
KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini
-
KPK Obok-obok Honda HR-V Milik Istri Bupati Lombok Barat, Apa yang Dicari?
-
KPK Sita Mobil Alphard Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
-
Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M