SuaraBali.id - Di hari raya Galungan Umat Hindu Bali, Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) Desa Banyubiru, Jembrana, Bali memberi bantuan dalam menjaga pengamanan dan ketertiban saat umat Hindu melaksanakan ibadah.
Aksi Banser ini adalah bentuk partisipasi dan toleransi antar umat beragama.
Ketua Ranting Ansor Banser Desa Banyubiru Muhammad Saiful Mujab mengatakan, kegiatan Banser ini merupakan kegiatan tahunan.
Tak hanya di hari raya Galungan, Banser juga melakukan pengamanan yang sama saat Natal dan Tahun Baru. Selain itu, juga selama perayaan keagamaan umat Hindu di Desa Banyubiru.
Adapun pengamanan ini dilakukan di 2 lokasi, yakni di Pura Puseh ada 2 Banser yang melakukan pengamanan dan yang kedua di Pura Dalem Desa Banyubiru ada 3 orang.
Pertimbangannya, karena wilayah ini dinilai rawan kemacetan jalur Jalan Denpasar - Gilimanuk.
"Perlu pengamanan agar tidak menimbulkan kemacetan. Wujud toleransi umat beragama menjaga keamanan selaku tugas yang mulai ini," tuturnya.
Saiful menambahkan, untuk pengamanan tahun baru ini Alhamdulillah cukup baik, bahkan saat Galungan tetap kondusif serta mengutamakan sinergitas baik itu pihak Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Banyubiru. Sebagai umat muslim dan anggota NU tetap menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi beragama sesuai program pemerintah.
"Terutama keamanan dan ketertiban yang perlu terus terjaga dengan baik. Nilai kebersamaan dan menghargai umat beragama yang khususnya di Bali. Terutama di Kabupaten Jembrana nilai toleransinya cukup kental dan lestari. Sehingga kami selaku Umat Muslim jika dalam perayaan lebaran pun juga dikawal oleh pecalang. Negeri ini harus aman lestari dan generasi milenial harus terus memahami serta melestarikan nilai yang terkandung di sila Pancasila. Satu lagi generasi muda juga mesti menjaga budaya, adat, dan nilai keragaman agama," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri