SuaraBali.id - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sudah membuka aktivitas masyarakat di Sirkuit Mandalika yang berada di Desa Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Baru-baru sirkuit kebanggan Lombok tersebut boleh digunakan untuk perayaan wisuda, kini dapat digunakan untuk pesta resepsi pernikahan.
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria mempersilakan jika ada masyarakat yang akan menggunakan Sirkuit Mandalika untuk dipergunakan sebagai tempat wisuda, seminar ataupun resepsi pernikahan.
Namun terlebih dahalu harus berkoordinasi dengan MGPA.
"Acara wisuda kita sudah buktikan, seminar, salah satunya pernikahan juga bisa silakan saja kalau ada kepentingan", katanya Priandhi saat dihubungi Suara.com, Selasa (3/1/2023).
Perihal biaya untuk resepi pernikahan, Priandhi belum dapat mematok harga.
Namun meminta masyarakat yang mempunyai hajatan untuk berkoordinasi dengan MGPA supaya menyediakan menu-menu yang diinginkan ataupun fasiltas hingga interior yang dipergunakan.
"Kalau budget tergantung, misalnya kawinan tentu jenis makanan dan fasilitas yang dinginkan juga beda beda-beda, ada yang minta makanan Indonesi atau campuran, kalau mau mari didiskusikan", katanya.
Ia juga mempersilakan semua tempat dapat digunakan di Sirkuit Mandalika. Fasilitas sirkuit ini banyak, salah satunya di tribun premier class maupun tribun deluxe class.
Baca Juga: Menara Masjid yang Sedang Diperbaiki Roboh Diterjang Hujan Angin
"Bisa aja digedung royal ataupun di deluxe juga bisa,” tambahnya.
Ia juga tidak ingin memungkiri jika adanya masyarakat yang menggunakan Sirkuit Mandalika untuk menggelar resepsi pernikahan. Semisal bertema balapan dan mengharuskan mendirikan tenda.
"Apa aja bisa selama tidak merusak lintas sirkuit,” pesannya.
Kontributor : Tony Hermawan
Berita Terkait
-
Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel