SuaraBali.id - Sebuah menara Masjid Jami'ul Khair di Desa Pringgabaya, Lombok, Nusa Tenggara Barat yang sedang diperbaiki roboh setelah diterjang angin kencang yang disertai hujan
Hal ini dikemukakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Menara masjid yang roboh itu dalam tahap rehab dengan dibangun pelapis dari ACP," kata Kepala BPBD Lombok Timur, Muliadi di Selong, Senin (3/1/2023).
Menurutnya, Menara setinggi kurang lebih 30 meter itu jatuh setelah bangunan "begisting" ambruk dan jatuh menimpa jaringan listrik.
Akibatnya lampu di daerah setempat padam. Namun, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.
"Tidak ada korban jiwa, menara masjid jatuh setelah terjadi hujan yang disertai angin kencang," katanya.
Adanya kejadian itu membuat petugas langsung turun untuk melakukan evakuasi.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.
"Petugas telah diturunkan ke lokasi kejadian," kata Muliadi.
Baca Juga: Pesawat di Bandara Ngurah Rai Tak Bisa Mendarat Akibat Angin Kencang di Bali
Sementara itu, salah satu warga setempat, Dedi mengatakan, menara masjid itu roboh, sekitar pukul 18.30 WITA, diduga akibat dihempaskan angin kencang.
Akibat robohnya menara masjid ini, lampu sempat padam, karena kabel listrik yang di depan Masjid ditimpa menara yang jatuh.
"Menara yang jatuh ini sedang dalam perbaikan, lantaran angin kencang, menara terjatuh," demikian Dedi. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang
-
Harga Rp20 M tapi Cepat Rusak! Dugaan Korupsi Mesin Pengolah Sampah Pemkab Lombok Diusut Kejati
-
Dampak Kekeringan di Karawang Kian Parah, 47 Ribu Warga di 33 Desa Krisis Air
-
BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari
-
BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN