SuaraBali.id - Ratusan wisatawan memadati Pantai Kuta, Badung, Bali pada Sabtu (31/12/2022) untuk menyaksikan matahari terbenam atau sunset terakhir di tahun 2022 ini.
Situasi sepanjang Pantai Kuta dipenuhi wisatawan asing ataupun lokal sampai hampir tidak ada titik lengang dari turis.
Sembari menunggu matahari terbenam, banyak yang sekedar duduk menikmati angin, mengabadikan momen, hingga berenang menikmati ombak yang saat itu cukup deras.
Sayangnya, sunset yang tiba sekitar pukul 18.30 tidak nampak sepenuhnya karena cuaca yang berawan.
Salah seorang wisatawan asal Jakarta, Alzyano datang bersama pasangan dan anak-anaknya. Dia memang berencana berlibur dan menikmati tahun baru di Bali selagi anak-anaknya sedang libur sekolah.
“Ke sini memang mau liburan seminggu dari tanggal 29 (Desember) kemarin, mumpung anak-anak juga lagi libur,” tuturnya saat ditemui pada Sabtu (31/12/2022).
Alzyano bersama keluarga berencana menikmati malam pergantian tahun di seputaran Kuta.
Dia dan keluarganya akan menghabiskan malam dengan berjalan kaki untuk menghindari kemacetan dan karena jarak hotel yang tak jauh.
“Dari tadi di sini (Pantai Kuta) aja, lihat sunset kan. Habis ini mungkin jalan-jalan di sekitar sini kan ramai juga. Memang nyari hotel yang dekat aja biar bisa jalan kaki, takutnya macet kalau di sini,” imbuhnya.
Baca Juga: Pria Lombok Timur 20 Tahun Jual Mainan di Bali, Berharap Malam Tahun Baru Tak Hujan
Sementara itu pengunjung lainnya, Sara Fajriyah mengaku senang dapat melihat sunset di Pantai Kuta meski terhalang awan.
Baginya, menikmati momen pergantian tahun di Pantai Kuta adalah sesuatu yang spesial.
“Ya senang lah bisa lihat langsung di sini. Ya walaupun agak gak keliatan sunsetnya ya tapi gak apa-apa soalnya ada di sini aja rasanya sudah wah, spesial gitu,” ujar Sara.
Meski dipadati pengunjung, pantauan lalu lintas di sekitar Pantai Kuta juga terpantau lancar.
Hal tersebut juga dipicu oleh berjalannya rekayasa lalu lintas di beberapa titik seperti ditutupnya Jalan Patih Jelantik dan sebagian Jalan Legian.
Polresta Denpasar juga telah menyiapkan pos pelayanan di areal Pantai Kuta untuk memastikan situasi di sekitar Pantai Kuta terkendali.
Berita Terkait
-
Bali Dijual untuk Dunia, tetapi Semakin Sulit Dijangkau Orang Lokal
-
500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas