SuaraBali.id - Anjing di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali mengigit 4 orang warga. Setelah melalui pengujian sample otak anjing, baru diketahui bahwa anjing tersebut positif rabies.
Hal ini berdasarkan pengujian di Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana di Laboratorium BB-VET Denpasar.
Menurut Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet), Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa, empat lingkungan kelurahan tersebut langsung digalakkan vaksinasi.
"Anjing yang sempat menggigit empat warga di Kelurahan Gilimanuk positif rabies. Sehingga hari ini kami lakukan vaksinasi emergency," jelas Widarsa (6/12/2022).
Oleh sebab itu, warga diminta waspada terhadap anjing liar dan diharapkan segera melaporkan kepada dinas terkait untuk mengantisipasi gigitan baru di wilayah Kabupaten Jembrana.
“Seluruh warga mohon waspada, dan jaga anak-anak kita saat bermain di luar rumah, karena anak-anak sangat rentan tergigit hewan penular rabies (HPR)," tandasnya.
Sebelumnya, empat warga Kelurahan Gilimanuk menjadi korban gigitan anjing.
Seluruh korban adalah anak-anak dan berusia di bawah 10 tahun. Mereka sempat mengalami demam, namun sudah mendapatkan vaksin anti rabies (VAR).
"Awalnya bermain di rumah pemilik anjing, tiba-tiba diserang anjing tersebut, namun dalam waktu yang berbeda, sehingga mendapat luka gigitan dan cakaran," ungkap Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, Minggu (4/12/2022).
Baca Juga: Viral, Bule di Bali Dikira Santai di Pantai Ternyata Parkiran
Berita Terkait
-
Menikmati Nusa Penida Lebih Santai, Menginap di Vila dengan Pemandangan Laut dan Gunung Agung
-
Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali
-
Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub, TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional
-
Tak Mau Dipanggil Ahjussi, Gong Yoo Minta Dipanggil Oppa di Fan Meeting Jakarta
-
Sinergi Pemerintah dan Pertamina Percepat Pemulihan Distribusi BBM di Bali
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
Terkini
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?
-
Selaras dengan Asta Cita, BRI Perkuat Pembiayaan Produktif dan Inklusi Keuangan
-
Blak-blakan Menteri Bahlil Soal Penyebab Antrean BBM di Bali dan Solusi Kilatnya
-
Aliran Dana Haram Rp12,4 Miliar Terbongkar, KPK Panggil Sejumlah Pejabat Lombok Barat