SuaraBali.id - Semenjak bongkar-bongkar perselingkuhannya dengan RD yang merupakan pria beristri, Denise Chariesta mendapatkan berbagai hujatan dari warganet.
Adapula warganet yang merebutnya sebagai Pelakor alias perebut laki orang. Namun untuk sebutan ini, Denise Chariesta tak setuju.
Ia lebih memilih disebut sebagai orang ketiga. Hal itu disampaikan Denise Chariesta saat menjawab pertanyaan warganet di Instagram Story.
"You kpn sih tobat jadi PELAKOR? gua yang ga kenal sama yo aja malu liat berita tentang lu," tanya seorang netizen lewat message box.
Denise Chariesta lalu mengaku dirinya memang saat itu, di awal-awal bongkar aibnya soal perselingkuhannya dengan RD, ia mengatakan bahwa dirinya adalah seorang pelakor.
Namun, menurut dia, itu adalah kesalahan tulis editornya.
"Gue bingung kan gue udah klarifikasi kalo gue tuh bukan pelakor, saat itu gue memang salah ngomong, itu Editor gue yang salah tulis “Pelakor," terang Denise.
Menurut Denise, pelakor adalah perebut suami orang, sedangkan dia sama sekali belum merebut RD dari istri sah selingkuhannya yang selama ini.
Denise menilai, lebih tepat jika sebutan "orang ketiga" yang disematkan padanya.
Baca Juga: Denise Chariesta Buat Akun Lagi Setelah Sebut Nama Ayu Dewi Dan Regi Datau
"Harusnya tuh orang ketiga, kalo misalkan pelakor itu kan perebut laki orang, sekarang gue tanya sama lu, kapan gue serah terimannya? (Tertawa), kan ga pernah, kalo perebut laki orang itu kan merebut udah serah terima, lakinya sama gue, mana? kapan gue serah terimanya?, kagak pernah!. Bukan, gue mantan bekas pernah menjadi orang ketiga, dan gue mengakui gue salah, dan gue ga mau lagi, mesti gue ulang berapa kali lagi, gitu, yakan ci ya? (Tanya Denise ke Orang disebelahnya)," ujar Denise lagi.
Berita Terkait
-
Ancaman 'Micro-Cheating': Saat Perselingkuhan Berlindung di Balik Fitur Privasi Digital
-
Harry Kane: Siapa Pun Bisa Jadi Pahlawan, Hari Ini Giliran Saya
-
Harry Kane CS Harus Waspada, RD Kongo Punya Ambisi Lolos Babak 16 Besar
-
Jordan Pickford Ingatkan Inggris Siaga Adu Penalti Kontra RD Kongo
-
Thomas Tuchel Waspadai Perlawanan RD Kongo di Tengah Krisis Lini Belakang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak