Maradona acuan Messi
Ronaldo dan Messi mungkin akan terus bermain sampai satu Piala Dunia lagi, tetapi Piala Dunia 2022 adalah kesempatan paling realistis bagi mereka.
Mereka sendiri sudah mempersembahkan trofi besar lainnya kepada negaranya masing-masing.
Ronaldo mempersembahkan Piala Eropa kepada Portugal pada 2016, sedangkan Messi menghadiahkan Copa America kepada Argentina pada 2021.
Dalam ajang-ajang itu mereka begitu klinis, tetapi itu acap tak menular selama Piala Dunia.
Mereka total sudah mencetak 207 gol internasional yang 117 golnya dibuat Ronaldo yang membuatnya menjadi pemegang rekor dunia pencetak gol internasional yang paling banyak sepanjang masa.
Tapi keduanya agak melempem dalam Piala Dunia. Ronaldo belum pernah mencetak gol dalam enam pertandingan fase gugur terakhir Piala Dunia, sedangkan Messi sudah tak melakukannya dalam delapan pertandingan terakhir fase tersebut.
Namun mereka tetap- berbeda dalam pencapaian Piala Dunia sejauh ini.
Kalau Messi nyaris merebut trofi Piala Dunia pada Piala Dunia 2014, maka Ronaldo belum pernah melangkah sejauh itu.
Baca Juga: Rekam Jejak Ronaldo di Piala Dunia, Momen Ini Jadi Noda Terbesar Sepanjang Kariernya
Pencapaian terbaik Portugal dalam Piala Dunia sendiri adalah peringkat ketiga pada 1966 atau jauh sebelum Ronaldo lahir.
Messi mungkin tak pernah menjadikan Ronaldo sebagai patokan dalam menggapai prestasi tertinggi pada Piala Dunia, karena mendiang Diego Maradona yang justru menjadi pedomannya.
Bersama 90 golnya dalam 164 pertandingannya untuk La Albiceleste sejauh ini, Messi adalah pencetak gol internasional terbanyak di Amerika Selatan.
Ditambah deretan piala dan pencapaian pribadinya, Messi sudah seperti harta karun bagi Argentina, bahkan melampaui Maradona.
Tetap saja Maradona yang pernah menyulap Napoli yang bukan apa-apa menjadi kampiun di Italia dan Eropa, dianggap manusia setengah dewa di Argentina.
Bukan saja karena sepak terjangnya di Napoli, tapi lebih karena Maradona sukses mempersembahkan Piala Dunia kepada Argentina pada 1986 dalam kondisi nyaris "one man show".
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?