SuaraBali.id - Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi menyambut baik penandatanganan kesepakatan kerja sama antara perusahaan swasta Jepang, RISE Holding Co. Ltd. dengan Hotel Indonesia Natour sebagai pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Sanur Bali untuk mengembangkan stem cell processing sebagai salah satu metode pengobatan kanker.
“Saya menyambut baik ditandatanganinya kesepakatan kerja sama pengembangan pusat stem cell dengan teknologi Jepang di Bali ini, yang merupakan wujud nyata dukungan bisnis Jepang untuk pengembangan KEK Kesehatan Sanur,” kata Heri Akhmadi dalam pernyataan tertulis, hari ini.
“Kerja sama pengembangan pusat stem cell ini juga merupakan tindak lanjut dari kunjungan bisnis Jepang ke Indonesia yang difasilitasi KBRI Tokyo pada April 2022 yang lalu. KBRI Tokyo tentunya terus berkomitmen untuk melakukan pengawalan sejumlah komitmen investasi Jepang hingga netas.”
Kesepakatan kerja sama pengembangan pusat stem cell di Bali pada 18 Oktober 2022 ditandatangani oleh CEO RISE Holdings Tomoki Nagano dan Direktur Utama HIN Iswandi Said, dengan disaksikan oleh President Director Injourney Group Dony Oskaria.
Penandatanganan kesepakatan kerja sama ini dilakukan di sela-sela penyelenggaraan G-20 State Owned Enterprise International Conference di Bali.
Perusahaan Jepang RISE Holding Co. Ltd. sebelumnya telah menyampaikan komitmen untuk investasi alih teknologi cell processing center di KEK Kesehatan Sanur senilai USD 24,9 juta. RISE juga bekerja sama dengan mitra lokal Pelangi Mitra Selaras untuk mendirikan joint venture.
“Sesuai komitmen investasi yang telah kami sampaikan sebelumnya, RISE Holding Co. Ltd. siap mendukung pengembangan KEK Kesehatan di Bali dengan pembangunan pusat stem cell yang dapat bermanfaat untuk memajukan teknologi pengobatan kanker dan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan Indonesia,” ujar CEO RISE Holdings Tomoki NAGANO yang turut didampingi Vice Chairman RISE Holding Co. Ltd. Dato Seri Richard Teo.
Teknologi kesehatan yang dimiliki RISE ini berfokus pada bidang imunologi, penanganan kanker dan data center for DNA/Genetic Analysis berbasis stem cell.
Selain kerja sama RISE Holding Co. Ltd. dan HIN ini, terdapat beberapa komitmen dukungan Jepang untuk pengembangan KEK Kesehatan di Bali. Antara lain yakni komitmen dukungan Hiroshima University untuk mengirimkan tenaga medis ke berbagai rumah sakit di Indonesia dan penerapan teknologi kesehatan Jepang, khususnya untuk layanan tele-surgery.
Sebelumnya pada 27 Maret lalu, Kedutaan Besar Republik Indonesia Tokyo memfasilitasi perjalanan delegasi bisnis Jepang mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Sanur, Bali. Kunjungan tersebut menghasilkan kesepakatan bisnis senilai USD 150 juta atau setara Rp2,15 triliun.
Berita Terkait
-
Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap
-
Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Atlet Panen Kritikan: 3 Atlet Huni 1 Kamar Kontainer
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus
-
Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian