SuaraBali.id - Istri mantan Karo Paminal Divpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan, Seali Syah buka suara mengenai kasus yang membelit suaminya yang juga terseret kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.
Setelah adanya kasus penembakan Brigadir J, Brigjen Hendra Kurniawan dicopot dari jabatannya sebagai Karo Paminal dan dilakukan penempatan khusus di Mako Brimob.
Sanksi ini dialamatkan karena Brigjen Hendra Kurniawan diduga melakukan penghilangan barang bukti terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Pada unggahan Instagram Story-nya, Seali Syah menjelaskan suaminya menjadi korban berita hoaks alias bohong. Menurutnya, sang suami adalah korban dari skenario Irjen Ferdy Sambo.
"Oh sepatu? Sepatunya full hitam enggak ada garis putih, coba dicek lagi deh video yang beredar, kami #korbanskenarioFS dan banyak dari kalian yang jadi korban HOAX" tulis keponakan Ariel NOAH tersebut di Instagram Story, yang kini beredar di sejumlah akun gosip dan @danunyinyir9reborn999 salah satunya.
Tak hanya itu, Seali Syah juga menceritakan suaminya telah dituding melarang keluarga Brigadir J untuk membuka peti jenazah.
Seali Syah dengan berani menyebut hal itu adalah bagian dari skenario Ferdy Sambo.
"Jadi gimana konsepnya? Suami saya ke Jambi antar jenazah dan larang buka peti? Lah ini ada, lagi bercanda sama anaknya, apalagi hoax-nya. Suami saya adalah korban dari skenario Pak FS sama seperti banyaknya anggota lain yang diperiksa" katanya melanjutkan dikutip dari Suara.com.
Seali Syah menegaskan bersedia untuk bicara terkait kasus Brigadir J dan skenario Ferdy Sambo tersebut.
Akan tetapi ia mengaku sang suami kena teguran dari FS langsung terkait ocehannya di Instagram.
Seali Syah menikah dengan Brigjen Pol Hendra Kurniawan 20 September 2019.Kini, ia dikaruniai seorang anak laki-laki yang masih berusia enam bulan. Seali Syah juga sempat heboh dikabarkan sebagai kekasih Ariel NOAH karena foto mesranya.
Padahal, Seali Syah adalah keponakan Ariel Noah.
Berita Terkait
-
Saat Paket Internet Tak Lagi Cuma Jual Gigabyte
-
Ketika Saya Memahami Dilan: Dari Geng Motor hingga Aktivis Mahasiswa
-
Tiga Generasi di Satu Panggung, Raisa Gandeng Ariel NOAH hingga Anggun di Konser Love & Let Go
-
Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG