SuaraBali.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar mengungkap identitas lima pencuri spesialis warga negara asing di Legian, Kuta, Bali, Senin 8 Agustus 2022.
Kapolresta Denpasar Kombes. Pol Bambang Yugo Pamungkas di hadapan masyarakat umum yang hadir di Monumen Bom Bali, Kuta, Badung, mengatakan pengungkapan kasus penjambretan tersebut merupakan salah satu wujud dukungan Kepolisian Resor Kota Denpasar dalam menjaga citra pariwisata Bali yang sekarang mulai ramai dikunjungi wisatawan mancanegara.
Adapun pelaku yang berhasil ditangkap Polisi berjumlah lima orang yakni I Gede Eka Jaya Putra (32), Ketut Ririg (30), I Wayan Jangkep (25), I Komang Budiasih (25) dan I Wayan Gondol (25).
"Kelima tersangka berasal dari daerah Karangasem, dan semuanya tidak memiliki pekerjaan tetap atau pengangguran," ungkap Kapolresta Denpasar.
Ia mengatakan pengungkapan pelaku tersebut setelah mendengar laporan masyarakat yang meresahkan warga dan wisatawan di wilayah Kuta.
Kapolresta menyatakan pengungkapan kasus tersebut berdasarkan tiga laporan dari wisatawan asing yakni Wiliam Archie Fayd'herbe Rodgers (24) asal Australia dengan total kerugian Rp7 juta, Fatih Berberoglu (28) WNA asal Jerman dengan kerugian Rp15 juta dan Lalith Kumar Daga Changan Lal asal India dengan kerugian materi sebesar Rp9,5 juta.
"Mereka rata-rata mengincar handphone milik wisatawan. Dari laporan wisatawan tersebut, Polisi mengamankan dua tersangka dari TKP yang pertama yaitu di Legian, Kuta, kemudian untuk yang kedua juga sama yaitu dua tersangka dan yang terakhir satu tersangka," ucap Bambang Yugo Pamungkas.
Kapolresta Denpasar menjelaskan pada 3/8/2022, penjambretan itu menimpa korban Wiliam Archie Fayd'herbe Rodgers yang berjalan kaki pulang dari Club ke Vila tempat penginapannya bersama temannya Emily. Beberapa waktu kemudian ada laki-laki yang pura-pura menawarkan jasa ojek. Kemudian, pelaku memaksa dan mengambil satu buah handphone jenis iPhone 11 dari saku korban. Korban kemudian melaporkan insiden tersebut kepada Polsek Kuta.
Kapolresta menceritakan insiden kedua terjadi pada Kamis 7/7/2022, korban atas nama Fatih Berberoglu melaporkan pada saat melintas di jalan raya Seminyak sekitar pukul 20.00 bersama istrinya, dia diikuti oleh dua orang tak dikenal yang kemudian mengambil paksa handphone miliknya.
"Modus-nya juga sama yaitu mengendarai sepeda motor, kemudian mengambil atau merampas langsung handphone dari wisatawan asing," ujarnya.
Kemudian kejadian yang ketiga terjadi pada 24/7/2022 dengan korban Lalith Kumar Daga Changan Lal WNA asal India. Para pelaku merampas handphone milik korban yang sedang tersesat di sebuah gang.
Selain tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga buah handphone merk iPhone dan satu unit kendaraan bermotor yang dipakai pelaku untuk melancarkan aksinya.
Atas perbuatan tersebut para pelaku disangkakan pasal 363 KUHP yaitu pencurian yang dilakukan lebih dari dua orang atau lebih dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara.
Kapolresta Denpasar juga secara tegas menyatakan akan menindak setiap orang yang berusaha mengganggu kenyamanan pariwisata di wilayah Polresta Denpasar.
"Perlu saya tekankan pada hari ini, Polisi sengaja melaksanakan pengungkapan kasus ini di depan monumen Bom Bali untuk menunjukkan pada masyarakat, bahwa apa pun yang terjadi di Kuta mulai hari ini, setiap kejadian yang ada di Kuta dan sekitarnya utamanya terkait dengan kasus penjambretan yang menjadi korban adalah wisatawan, maka kami akan melakukan tindakan tegas terukur," tuturnya.
Menurut Kapolresta, pihaknya telah sepakat dengan Forum Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat ) akan mengamankan pariwisata Bali yang perlahan-lahan pulih setelah dilanda COVID-19.
Polisi, kata dia, akan selalu berusaha maksimal memberikan rasa aman kepada wisatawan mancanegara dan mengembalikan kepercayaan dunia internasional terutama dalam mendukung keketuaan Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Nobar Film 'Pesta Babi' di Unram Dibubarkan, Wakil Rektor: Saya Hanya Menjalankan Perintah
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Desa dengan Jangkauan Lebih dari 1,18 Juta Agen
-
Ekosistem Holding UMi Dorong Literasi Keuangan dan Transformasi Pelaku Usaha Mikro
-
Mengapa Banyak Jemaah Haji Asal NTB Kehilangan Nafsu Makan? Ternyata Ini Penyebabnya
-
Populasi Lansia di Bali Melonjak, Penduduk Usia Produktif Berkurang