SuaraBali.id - Kasus Naya, bocah perempuan berusia 4 tahun yang ditemukan terlantar di Sidakarya, Denpasar Selattan, Denpasar, Bali. Terus mendapatkan perhatian dari banyak pihak dan masih bergulir hingga saat ini dan viral di media sosial.
Pasalnya, Naya yang Bernama asli Ni Ketut Ayu Sumiasih ditemukan dengan luka lebam di beberapa bagian tubuh dan patah tulang pada paha. Naya pun mendapatkan penanganan insentif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya.
Naya pertama kali ditemukan oleh Nyoman Bagia tepat di depan sebuah kios di Jalan Bedugul, sekitar pukul 07.15 Wita.
Kabar terbaru menyebutkan sang ibu, Dwi Novita Murti asal Ketapang Banyuwangi sudah diperiksa kepolisian, diduga Naya bocah tak bersalah itu diduga kuat menjadi korban perlakuan kekerasan dari pacar ibunya, Bernama Tedi asal Kupang.
Sebelumnya muncul banyak pernyataan siapa pelaku sadis penganiayaan bocah tersebut yang mengarah ke orang tua, yang kemudian ayah kandungnya pun hadir. Nyoman Gede Warga mendatangi RSUD Wangaya pada Rabu (20/7/2022).
Rupanya, sang ayah kandung sudah berpisah dengan ibu dari Naya atau mantan istrinya dan sudah tidak menjalin komunikasi dalam setahun terakhir. Keduanya menikah pada tahun 2018 secara adat saja sehingga belum sah di mata hukum dan tidak tercatat dalam dokumen ata pernikahan
Setelah bertemu sang anak, Nyoman Warga mendapatkan pengakuan dari anaknya bahwa sering mendapat kekerasan dari kekasih ibunya.
Bahwa Naya sering ditendang, dipukul oleh kekasih ibunya, namun sang ibu yang mengetahui hanya diam saja
“Ibunya hanya diam saja katanya saat Naya dianiaya, tidak ada pembelaan,” ungkap Nyoman Warga di Wangaya, pada Rabu (20/7/2022)
Baca Juga: Kahiyang Ayu Hamil Anak Ketiga, Potret Pamer Baby Bump Curi Perhatian
Naya pun dicurigai mengalami patah paha kanan atas akibat penganiayaan sang kekasih dari ibunya. Dugaan penganiayaan ini diduga dilakukan di kos pacar mantan istrinya. Selanjutnya, Naya dibawa ke tukang pijat dan ditinggal begitu saja,
Tak terima anaknya disiksa, Nyoman Warga meminta pelaku diproses hukum
“Di tukang pijat malah ditinggal sampai pagi dan tidur sendiri,” katanya.
Nyoman warga menuturkan bahwa sebenarnya sejak lahir tahun 2018 lalu, Naya sudah bersama sang ayah kandung karena kedua orang tua pisah ranjang, lalu pada Umanis Galungan tahun 2021 lalu, Naya diajak ibunya berdalih diajak berbelanja.
Dari situ, Nyoman warga putus kontak dan tidak lagi mengetahui kabar Naya. Warga sempat mencari anaknya ke Banyuwangi tempat istrinya namun mertuanya bilang,Dwi Novita ada di Surabaya, lantas ia memilih menungggu kabar di Bali karena tidak tahu tujuan ke Surabaya.
“Sudah setahun saya tidak ada komunikasi atau kontak dengan mantan istri saya,” tuturnya,
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian