SuaraBali.id - Kapal Cepat Rute Pelabuhan Padangbai Bali-Senggigi Lombok Barat sudah beroperasi. Kapal ini nantinya akan melayani rute Padangbai -Senggigi Pergi-pulang.
Dibukanya rute baru ini diyakini akan membawa pengaruh besar bagi dunia Pariwisata Lombok Barat. Hal ini juga diharapkan memudahkan akses bagi wisatawan untuk berwisata ke Lombok Barat.
Selain itu kapal cepat ini akan mempersingkat waktu bagi wisatawan menuju Lombok. Waktu tempuh diperkirakan 75 menit.
“Kapal cepat ini akan mempercepat mobilitas wisatawan karena waktu tempuhnya diperkirakan hanya 75 menit. Hal ini kami harapkan dapat mengembangkan pariwisata Lobar dimana pelaku wisata dan para wisatawan menjadi nyaman untuk berwisata” ujar Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid, Jumat (25/6/2022) sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com
Ia juga menyampaikan pengalaman saat mencoba kapal cepat rute Senggigi-Gili Gede-Nusa Penida Bali. Menurutnya hal tersebut merupakan pengalaman yang sangat menakjubkan karena waktu tempuhnya hanya 90 menit.
Hal ini mempermudah akses menunju lokasi wisata di Lombok Barat.
“Saat ini Lombok Barat mulai ramai dan adanya kapal cepat ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan karena akan mempermudah dan mempercepat mobilitas atau perjalanan menuju lokasi wisata di Lombok Barat, ”jelasnya.
Dengan jarak tempuh kapal dari Senggigi-Padangbai hanya sekitar 75 menit. Sementara tiket untuk Rute Senggigi-Padangbai sebesar Rp 385 ribu.
General Manager PT Bali Eka Jaya, I Ketut Sugita menyebut pihaknya membuka rute tersebut untuk menggairahkan kembali kerja sama antar pengelola wisata di Pulau Lombok dan Bali. Terutama untuk menambah aksesibilitas wisatawan yang ingin berkunjung ke dua daerah tersebut.
Baca Juga: Petani di Gianyar Dievakuasi Karena Lemas di Atas Pohon Aren
“Kami sengaja membuka lebih awal dengan kapasitas 210 seat penumpang dengan model one way setiap hari. Ini kami harapkan bisa menambah varian transportasi bagi wisatawan selain jalur pelabuhan Padangbai menuju Lembar Lombok Barat,” ujar Sugita.
Selain itu, rute tersebut juga menjadi alternatif di tengah tingginya harga tiket pesawat. Di mana tiket kapal cepat Senggigi – Padangbai dijual Rp385 ribu per orang. Selain itu, dibuka juga rute kapal cepat Senggigi – Gili Trawangan dengan tiket seharga Rp135 ribu.
“Mudahan rute ini juga mampu mengakomodir wisatawan dengan tujuan Gili Trawangan dan Senggigi dari Pulau Bali,” harap Sugita.
Setiap harinya, kapal cepat milik Eka Jaya Fast Boat akan berangkat dari Gili Trawangan akan mulai dibuka pada pukul 09.30 Wita menuju pelabuhan Senggigi. Dari pelabuhan Senggigi wisatawan bisa melanjutkan perjalanan menuju Padangbai pada pukul 10.30 Wita.
Angie Olifent, salah satu penumpang dalam penyeberangan perdana kapal cepat rute Senggigi – Padangbai mengaku sengaja memilih rute tersebut lantaran lebih ramah di kantong ketimbang naik pesawat.
Berita Terkait
-
Tren Liburan Berubah, Wisatawan Kini Mencari Pengalaman Lokal yang Tak Terlupakan
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Akses Tugu Monas Tutup Total, Wisatawan Hanya Bisa Keliling Kawasan
-
Wajah Baru Ancol 2030: Ada Rumah Sakit hingga Apartemen di Lahan 65 Hektare
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri