Eviera Paramita Sandi
Senin, 06 Juni 2022 | 07:44 WIB
Akibat mati mesin, sebuah kapal berisi wisatawan dari Bali sempat terkatung-katung di perairan Selat Lombok Sabtu (4/6/2022).[Foto : Istimewa]

SuaraBali.id - Akibat mati mesin, sebuah kapal berisi wisatawan dari Bali sempat terkatung-katung di perairan Selat Lombok Sabtu (4/6/2022).

Kapal bernama AL II KAI GT 171 yang berangkat dari Pelabuhan Benoa, Bali menuju Labuan Bajo, NTT ini mengalami kendala pada bagian mesin.

Kapal tersebut berisi 26 orang kru dan penumpang. Mereka diantaranta adalah warga negara asing asal India, Jerman, Spanyol, Australia, Amerika Serikat, dan Italia.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit PH. Ia menjelaskan, adanya laporan dari Sabarudin, Ketua Koperasi Karya Bahari pukul 20.48 Wita.

"Permintaan evakuasi sebanyak 26 orang, 11 orang kru kapal dan  sisanya penumpang," kata Nanang, Minggu (5/6/2022) sebagaimana diwartakan beritabali.com - jaringan suara.com.

Tim SAR pun diberangkatkan untuk evakuasi

"Jarak 21,75 Nm menuju lokasi kapal, sesuai titik koordinat yang diberikan oleh nakhoda kapal tersebut," tandas Nanang.

Saat ditemukan pada Minggu (5/6/2022) sekitar pukul 00.05 WITA kapal tersebut ditemukan sebelah barat perairan Teluk Nara, Lombok Utara akibat terbawa arus ke arah selatan.

Kondisi masih bisa berlayar dengan kecepatan rendah.

"Karena dekat, kita arahkan ke Teluk Nara dengan pengawasan hingga dipastikan posisi aman," imbuhnya.

Pukul 02.45 WITA kapal berhasil lego jangkar di lokasi yang ditentukan (Teluk Nara) dengan seluruh korban dalam keadaan selamat.

Load More