SuaraBali.id - Setelah berhari-hari melakukan pencarian di Sungai Aare, Bern, Swiss, keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil belum kunjung menemukan Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) yang terseret arus.
Atalia yang merupakan istri Ridwan Kamil pun menyatakan akan pulang ke Indonesia. Meski pencarian anak sulungnya masih terus berlangsung.
Atalia pun menuliskan ihwal kepulangannya ini di media sosial Instagram. Ia pun menuliskan pesan sedih untuk anaknya.
"Ril... mamah pulang dulu ke Indonesia, ya," kata Atalia di akun instagramnya dikutip Kamis (2/6/2022) petang.
"Di sini, di sungai Aare yang luar biasa indah dan cantik ini, mamah lepaskan kamu, untuk kita bertemu lagi cepat atau lambat," imbuhnya. "Doa terbaik mamah dalam setiap helaan napas."
Atalia menyerahkan nasib putra sulungnya tersebut kepada Tuhan. Menurutnya di mana pun Eril saat ini, dia akan mendapatkan limpahan kasih sayang, karunia, dan kebahagiaan yang tak pernah putus.
"Mamah titipkan kamu dalam penjagaan dan perlindungan terbaik dari pemilikmu yang sebenarnya, Allah SWT, di mana pun kamu berada," ujar Atalia.
Selain itu Atalia juga mengunggah surat dari wali kota Bern untuk Ridwan Kamil.
Sampai hari ini pencarian Eril sudah memasuki hari ketujuh. Namun keberadaanya belum kunjung terlihat.
Eril hilang kala berenang di Sungai Aare, kota Bern, Swiss pada Kamis (26/5/2022) siang waktu setempat. Ia dikabarkan terseret arus sungai yang cukup deras.
Tim SAR pun berjibaku terjun ke lapangan, pencarian Eril belum membuahkan hasil. KBRI di Bern dan kepolisian Swiss terus mengupayakan untuk melakukan operasi pencarian Eril.
Inilah pesan lengkap Atalia untuk Eril yang diunggah di akun Instagramnya:
Ril... mamah pulang dulu ke Indonesia, ya..
Mamah titipkan kamu dalam penjagaan dan perlindungan terbaik dari pemilikmu yang sebenarnya, Allah swt, dimana pun kamu berada...
Insya Allah kamu tidak akan kedinginan, kelaparan atau kekurangan apapun. Bahkan kamu akan mendapatkan limpahan kasih sayang, karunia dan kebahagiaan yang tak pernah putus.
Tag
Berita Terkait
-
Hampir 8 Jam Diperiksa, Eks Dirut Bank Daerah: Semua Sudah Saya Sampaikan ke BPK
-
Abu Anak Krakatau Mengarah ke Jabar! Sekolah Terapkan PJJ, Kasus Kesehatan Dipantau Harian
-
Dedi Mulyadi Unggul Jauh dari Prabowo dalam Survei Capres 2029
-
Liburan di Bali Berujung Bui, Turis Swiss Divonis Penjara karena Hina Nyepi
-
Sensasi Bernina Express Pullman Class, Kereta Panorama dengan Sajian Pemandangan Alpen hingga Italia
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau