SuaraBali.id - Baliho pernikahan di Bali ini bikin warganet kesal dengan pemilihan kata-katanya. Baliho yang viral di media sosial dan diunggah oleh akun Instagram @balichannel.
Baliho berukuan persegi panjang yang dipajang di depan rumah pemilik hajat itu memuat tulisan
"Pengumuman! cang payu nganten jani woy. Akhirnya aku bisa menikmati lubang berjalan. #Cinta Butuh Bukti, Bukan Janji".
(Saya jadi menikah hari ini, woy. Akhirnya aku bisa menikmati lubang berjalan).
Maksud hati ingin menjadikan pengumuman pernikahan ini terkesan menarik dengan kalimat yang unik, sayangnya justru warganet menganggap hal itu terkesan berlebihan.
Warganet justru salah fokus dengan pemilihan diksi 'Akhirnya aku bisa menikmati lubang berjalan'.
Karena itu, banyak menyayangkan pemilihan diksi dalam poster tersebut, padahal acara sakral pernikahan tidak hanya sebatas pada pemenuhan kebutuhan seksual saja.
Selain itu di unggahan TikTok aslinya yang diunggah oleh akun @jaya_putu, warganet juga salah fokus dengan kata-kata “Inget Bakta Amplop” (Ingat bawa amplop)
Belum diketahui dimana lokasi pasti dan kapan tepatnya pernikahan tersebut. Akan tetapi unggahan ini membuat warganet salah fokus dengan kata-katanya.
Baca Juga: 5 Pantangan yang Harus Kerap Dilakukan Pengantin di Bali Sebelum Menikah, Kadang Terasa Berat
"Ah malu nya daku melihat poster besar .tsb..," ungkap dewa_***
"Sudah pasti kontek nya ke arah sana sich ini..ga etis aja harus di tulis besar" seperti itu," tulis @just_yo***
"Ngak nganten aja paling dah nikmatin lubang berjalan bli, adeng adeng ngabe bungut bilang lubang berjalan lagi ga sopan," kata adelliae***
"Maaf gagal fokus: target utamane lubang. Cinta nomer 2. Semoga seumur hidup tidak bosen dan mencari lubang baru," ujar @mclover***
Kontributor : Sekarsari
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun
-
Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa
-
Viral Loker Sekretaris Pribadi, Syaratnya Siap Melayani Hubungan Intim, Gajinya Bikin Kaget
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo