SuaraBali.id - Hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang di sebagian wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua hari ke depan. Hal ini diperkirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Selasa (10/5/2022).
"Dua hari ke depan wilayah NTB diprakirakan terjadi hujan sedang hingga lebat," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Lombok Gede Dedy Krisnawan.
Potensi hujan pada tanggal 11 Mei 2022 terjadi di sebagian dari 10 kabupaten/kota di NTB yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, dan Sumbawa Barat.
Pada tanggal 12 Mei, BMKG juga memprediksi hujan terjadi di wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Kabupaten Bima dan Kota Bima serta Kabupaten Dompu.
BMKG berharap kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang dengan dampak bencana yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, genang air, angin kencang, kilat dan pohon tumbang.
"Potensi hujan terjadi mulai siang hingga malam hari," katanya.
Selain itu BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Nusa Tenggara Barat pada tanggal 10 Mei 2022 berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Kondisi ini bisa terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Barat seperti Gunung Sari dan Kabupaten Lombok Utara di wilayah Kecamatan Tanjung, dan sekitarnya.
"Dan dapat meluas ke wilayah Kabupaten Lombok Barat seperti di Narmada, Lingsar, Batu Layar. Kabupaten Lombok Tengah di Kecamatan Pringgarata, Batukliang Utara. Kabupaten Lombok Utara di wilayah Gangga, Kayangan, Bayan, Pemenang. Kota Mataram di wilayah Ampenan, Mataram, Cakranegara, Sekarbela, Selaprang, Sandubaya, dan sekitarnya.
"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 03.20 Wita," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya
-
Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
-
Jam Berapa Bisa Melihat Hujan Meteor Arietid 10 Juni 2026? Ini Waktu Terbaik Mengamatinya
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Viral Struk Pertalite Tulis Harga Rp18 Ribu, Pertamina Buka Suara
-
Ribuan Warga Lombok Timur Rayakan Tahun Baru Islam dengan Makan Bersama
-
BRI Beri Reward Emas untuk BRILink Agen yang Sukses Akuisisi Pengguna Baru BRImo
-
BRImo Hadirkan Cara Baru Berinvestasi, Transfer Dana Sekaligus Beli Emas Secara Otomatis
-
Harga Daging Sapi di Mataram Tembus Rp145 Ribu, Jagal RPH Majeluk Mogok Massal