SuaraBali.id - Masyarakat akhirnya dapat kembali melakukan tradisi mudik pada Idul Fitri 2022 untuk bersilaturahmi bersama keluarga di kampung halaman.
Data Litbang Kementerian Perhubungan, memperkirakan 85 juta penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan mudik. Tingginya antusiasme mudik juga terlihat dari meningkatnya pemesanan moda transportasi di aplikasi Traveloka.
CEO Transport Traveloka Iko Putera melalui siaran pers mengatakan, berdasarkan data internal, jumlah pemesanan tiket pesawat sejak H-14 libur Lebaran mencapai 100 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 atau sebelum pandemi.
"Dengan adanya perubahan perilaku sejak pandemi dan peningkatan pemesanan menjelang tanggal keberangkatan, jumlah pemudik di tahun ini diperkirakan mencapai 112 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019. Kami juga mencatat rute perjalanan udara yang paling banyak dipilih konsumen untuk mudik tahun ini adalah dari Jakarta menuju Medan, Surabaya, Padang, Denpasar, dan Pekanbaru," ujar Iko dikutip Selasa (26/4/2022).
Anda yang hendak mudik, pastikan melakukan lima hal ini agar perjalanan Anda aman dan nyaman.
Kondisi badan harus sehat
Kondisi badan yang sehat menjadi persiapan paling utama dalam perjalanan mudik. Selama berpuasa, pastikan mengkonsumsi makanan yang sehat saat sahur dan berbuka, minum vitamin, dan tetap terhidrasi dengan membawa botol minum sendiri.
Tetap menerapkan protokol kesehatan
Walaupun kondisi pandemi sudah mulai terkendali, penerapan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, tetap wajib dilakukan. Pastikan kita juga sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster.
Jika Anda baru mendapatkan vaksinasi dosis kedua, masih diperlukan tes swab antigen minimal 1x24 jam dengan hasil tes negatif. Jangan lupa untuk mengisi eHAC di aplikasi PeduliLindungi.
Jika ingin vaksinasi booster, sebaiknya dilakukan paling lambat seminggu sebelum berangkat agar setibanya di rumah, kamu dan keluarga tetap aman dan terhindar dari COVID-19.
Kementerian Kesehatan telah menyiapkan 13.968 fasilitas kesehatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia yang terdiri dari 10.292 puskesmas, 3.034 rumah sakit, 251 Public Safety Center (PSC), 51 KKP dan 340 Pos Kesehatan.
Gunakan moda transportasi yang tepat
Bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan darat tapi tidak memiliki kendaraan pribadi, dapat memilih transportasi darat lain seperti bus dan shuttle. Sedangkan bagi Anda yang ingin menghindari penumpukan arus mudik lewat jalur tol dan destinasi yang lebih jauh, kamu bisa memilih alternatif moda transportasi non-tol lainnya, seperti kereta api atau pesawat.
Konsumen Traveloka bisa menggunakan fitur Price Alert dan Discover untuk mendapatkan tiket pesawat dengan jadwal keberangkatan yang diinginkan dan penawaran harga terbaik.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
5 Tempat Wisata Legend di Jakarta yang Selalu Ramai Pengunjung
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Mutasi Terbesar Polri: 17 Polwan Dipromosikan Jadi Kapolres
-
Belanja Daerah Bali Masih di Bawah 30 Persen, DJPb: Tolong Belanja Dipercepat
-
Potensi Perdagangan Karbon di Bali Rp1,7 Triliun
-
Kekeringan Ekstrem Landa Lombok Barat, 4.245 KK Krisis Air
-
Kasus Rudapaksa di Gili Trawangan: Kejaksaan Tahan WN Korea Selatan