SuaraBali.id - Tanah Kantor DPC PDIP Gianyar di Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali dimasalahkan oleh seorang yang bernama I Wayan Nuastha.
Melalui kuasa hukumnya, Charley Usfunan, I Wayan Nuastha mengajukan surat somasi dan minta ganti rugi atas tanah yang kini dibangun kantor DPC berlantai 3.
Diketahui bahwa I Wayan Nuastha beralamat di Jalan Tjok Agung Tresna Denpasar. Dalam surat somasinya disebutkan bahwa tanah itu milik I Wayan Nuastha bersama Made Mahayastra yang saat ini sebagai bupati Gianyar.
Adapun kuasa hukumnya menyebut bahwa bangunan kantor itu dilakukan sepihak tanpa sepengetahuan I Wayan Nuastha. Ia pun merasa dirugikan.
Ia meminta memberikan ganti rugi paling lambat 7 hari setelah somasi dilayangkan. Sedangkan bila somasi tidak digubris, dalam surat somasi akan melaporkan kasus tersebut sebagai penggelapan dan disebut sebagai tindak pidana.
Ketua DPC PDIP Gianyar, I Made Mahayastra mengaku belum membaca secara langsung surat somasi tersebut. Meski ia tak menampik memang ada yang mempermasalahkan itu sejak lama.
“Ini sudah dari sekian tahun ada begini, sudah kita suruh untuk menggugat namun sampai sekarang tidak pernah ada gugatan,” tegas politisi asal Kecamatan Payangan itu sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Bupati Gianyar mengaku siap bila memang akan dimeja hijaukan. Karena menurut Mahayastra tanah itu sudah adal dalam perjanjian akta Notaris.
Dalam akta notaris itu disebut dalam satu poin bahwa Wayan Nuastha dan Mahayastra dengan sukarela menyerahkan lahan untuk digunakan sebagai Kantor DPC PDIP Gianyar.
Sementara itu nama-nama dalam sertifikat hanya pinjam nama, sedangkan lahan adalah milik DPC PDIP Gianyar.
Tag
Berita Terkait
-
Intip Fasilitas dan Tarif Menginap di The Ululani Bali, Lokasi Syuting Sinetron Terikat Janji
-
Jarang Terjadi! Para Raja dan Sultan Datangi Istana Tagih Janji Prabowo soal Bandara Bali Utara
-
Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai