SuaraBali.id - Rekrutan baru Dewa United FC, Asep Berlian menyebut ada peran keluarga di balik keputusannya menerima tawaran bergabung dengan tim asuhan Nil Maizar tersebut untuk menghadapi kompetisi musim depan.
"Dukungan dari keluarga membuat saya memilih bergabung Dewa United FC. Saya pribadi cukup yakin bila tim ini bisa bersaing dengan klub besar lainnya," kata Asep, dikutip dari laman resmi klub, Minggu 17 April 2022.
Sebelumnya, Asep memang cukup lama bermain untuk Madura United, yakni terhitung selama enam musim sejak tahun 2016 lalu bermain untuk Laskar Sape Kerrab.
Bergabung dengan Dewa United, Asep pun mengaku sangat senang bisa memulai petualangan baru bersama salah satu "klub sultan" yang baru saja promosi ke Liga 1 itu.
"Jelas ini adalah tantangan tersendiri buat saya," ujar pemain berusia 31 tahun kelahiran Bogor tersebut.
Asep saat ini fokus untuk cepat beradaptasi dengan kawan-kawan barunya di Dewa United sehingga bisa segera tercipta chemistry dalam bermain.
"Tentunya senang dan bangga bisa bergabung dengan Dewa United. Yang menjadi fokus saya saat ini adalah semoga bisa cepat beradaptasi dengan rekan-rekan di tim," kata Asep.
Bahkan, Asep pun memiliki target tak main-main bersama klub barunya, yakni menembus peringkat lima besar.
"Selain tentunya memberikan yang terbaik untuk tim, target saya lainnya yaitu bagaimana Dewa United FC harus ada di posisi lima besar pada musim yang akan datang," tutupnya.
Baca Juga: Baru Bergabung, Dias Angga Ungkap Targetnya Bersama Tim Promosi Dewa United
Asep merupakan rekrutan keempat Dewa United, setelah Dias Angga Putra dari Bali United, Miftah Sani dari Barito Putera, dan Sugeng Efendi dari PSIM Yogyakarta. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri
-
Bukan Sekadar Lari, Ini Cara Unik Bali Promosikan Destinasi Wisata yang Belum Banyak Diketahui
-
Siswi SMP Dipaksa Nikah Siri Karena Pulang Malam, Ijazah Dibakar Ayah
-
Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu