SuaraBali.id - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) diduga terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) disebut membuat masyarakat merugi.
Hal ini tampak dalam video yang diabadikan oleh seorang pria tidak diketahui identitasnya dan beredar di grup whatsApp menunjukkan puluhan mobil pribadi dan pengangkut barang membuat antrean sangat panjang di sekitar SPBU Pertamina.
Meski belum diketahui pasti tepatnya kapan dan dimana video ini dibuat, namun beberapa mobil diantaranya berplat nomor ED (Sumba Timur dan Sumba Barat) dan deretan motor juga turut mengantre di sekitaran SPBU Pertamina.
Menurut penuturan pembuat video, kelangkaan BBM tersebut membuat warga merugi karena tidak dapat bekerja lantaran harus mengantre seharian.
"Ya ini adalah antrean BBM di Wawewa Kabupaten Sumba Barat Daya kelangkaan BBM ini sungguh memprihatinkan karena warga kemudian tidak bisa bekerja antre seharian penuh," katanya.
Ia juga memberikan pesan kepada pemerintah untuk mengambil tindakan atas kejadian ini.
Lelaki itu pun meminta kepada pemerintah agar suplai BBM lebih diperhatikan lagi.
"Lihatlah pemerintah jika sudah demikian seharusnya pemerintah mau turun tangan untuk memperhatikan suplai dari Pertamina Ini sungguh merugikan merugikan masyarakat," ungkapnya.
Kontributor : Sekar Sari
Berita Terkait
-
Apa Itu BBM B50? Bahan Bakar Baru yang akan Diperkenalkan 1 Juli 2026
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat
-
Efek Domino Pertamax: Biaya Pangan Meroket, Keuntungan Agribisnis Amblas Digilas Logistik
-
Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu
-
Modus Licik S: Janjikan Lokasi Makan Bergizi Gratis, Warga Rugi Rp950 Juta
-
Kronologi Pemerkosaan Turis Korea di Gili Trawangan
-
Vonis Empat Koruptor Proyek Chromebook Lombok Timur Diperberat di Tingkat Banding
-
Sikat Habis Harta Koruptor, Kejari Lombok Tengah Setor Rp3,1 Miliar ke Kas Negara