SuaraBali.id - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) diduga terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) disebut membuat masyarakat merugi.
Hal ini tampak dalam video yang diabadikan oleh seorang pria tidak diketahui identitasnya dan beredar di grup whatsApp menunjukkan puluhan mobil pribadi dan pengangkut barang membuat antrean sangat panjang di sekitar SPBU Pertamina.
Meski belum diketahui pasti tepatnya kapan dan dimana video ini dibuat, namun beberapa mobil diantaranya berplat nomor ED (Sumba Timur dan Sumba Barat) dan deretan motor juga turut mengantre di sekitaran SPBU Pertamina.
Menurut penuturan pembuat video, kelangkaan BBM tersebut membuat warga merugi karena tidak dapat bekerja lantaran harus mengantre seharian.
"Ya ini adalah antrean BBM di Wawewa Kabupaten Sumba Barat Daya kelangkaan BBM ini sungguh memprihatinkan karena warga kemudian tidak bisa bekerja antre seharian penuh," katanya.
Ia juga memberikan pesan kepada pemerintah untuk mengambil tindakan atas kejadian ini.
Lelaki itu pun meminta kepada pemerintah agar suplai BBM lebih diperhatikan lagi.
"Lihatlah pemerintah jika sudah demikian seharusnya pemerintah mau turun tangan untuk memperhatikan suplai dari Pertamina Ini sungguh merugikan merugikan masyarakat," ungkapnya.
Kontributor : Sekar Sari
Berita Terkait
-
Selain BBM, SPBU Kini Gali Cuan dari Air Minum Isi Ulang
-
PLTP Lumut Balai Unit 3 Dieksekusi, Mulai Beroperasi pada 2030
-
Siapa Ibnu Sutowo? Sosok Eks Dirut Pertamina yang Viral Usai Disinggung Prabowo
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?