SuaraBali.id - Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi mengisyaratkan Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali dipastikan menjadi venue gelaran laga puncak BRI Liga 1 Bali United menjamu Persik Kediri pada Kamis (31/3/2022).
Syamsi mengatakan, bahwa PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah mengajukan izin persetujuan ke Polda Bali, kemudian Polda Bali mengajukan beberapa rekomendasi kepada Mabes Polri untuk izin teknis pelaksanaan laga yang dinanti-nanti masyarakat Bali tersebut.
"PT.LIB sudah mengajukan izin persetujuan ke Polda Bali, dan Polda Bali hari ini sudah mengeluarkan rekomendasi ke Mabes Polri, isinya terkait pelaksanaan pertandingan seperti tempatnya, jumlah yang hadir, para undangan dan lain sebagainya, sudah diajukan ke Mabes Polri, diizinkan atau tidak itu Mabes Polri yang menentukan dalam waktu dekat," ujar Syamsi saat dihubungi, pada Rabu (30/3/2022).
Terkait penonton, Syamsi menegaskan pertandingan Bali United versus Persik Kediri tidak diperbolehkan dihadiri masyarakat umum melainkan hanya 300 orang undangan yang telah diajukan oleh PT. LIB dengan venue Stadion Kapten I Wayan Dipta.
"Stadion I Wayan Dipta dipilih karena sesuai dengan persyaratan mempertimbangkan dari segi keamanan, dan mempertimbangkan dari segi tempat pelaksnaaan pertandingan bahwa itu lebih pantas untuk dilaksanakan karena ini pertandingan ditunggu tunggu seluruh masyarakat, karena pertandingan besok juga ada closing seremonial dan penyerahan piala," beber Syamsi.
Kendati begitu, Polda Bali saat ini juga masih menunggu izin resmi dari Mabes Polri terkait pelaksanaan pertandingan tersebut, yang disebutkan akan turun dalam waktu dekat.
"Izin resmi dari Mabes Polri turun dalam waktu dekat, yang pasti sebelum pertandingan turun," tuturnya.
Laga pamungkas pekan ke-34 sekaligus seremonial juara BRI Liga 1 yang mempertemukan Bali United versus Persik Kediri sebelumnya belum ada kepastian akan digelar di Bali atau daerah lain.
Gubernur Bali, I Wayan Koster sempat mengatakan pertandingan bisa dihadiri langsung penonton di stadion dengan 75 persen dari kapasitas dan digratiskan dengan syarat protokol kesehatan salah satunya Rapid Test Antigen.
Namun rupanya hal itu justru kontradiktif dengan regulasi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) yang mana salah satu butir aturan menyebutkan pertandingan tanpa dihadiri oleh penonton.
Berita Terkait
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Apes, Dipakai Mudik Mobil Daihatsu Xenia Malah Rusak Kena Ledakan Balon Udara
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Tanpa Gustavo Almeida, Persija Jakarta Hadapi Madura United FC di Bangkalan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata