SuaraBali.id - Sebuah Rumah dan toko (Ruko) di Denpasar, Bali yang menjual barang kerajinan tembikar dan furniture Sabu Antiquest terbakar hebat, api diduga kiat berasal dari dupa yang belum padam sempurna. Akibat kebakaran ini kerugian materiil diderita pemilik mencapai Rp 1 Miliar.
Saat kejadian tampak asap mengepul tinggi menjulang ke atas dari bangunan dua lantai dari Ruko yang berlokasi tepat di pinggir Jalan By Pass Ngurah Rai No.744, dan Jalan Sunianegara, Pedungan Denpasar Selatan pada Kamis (13/4/2022).
Karena lokasinya terletak di dekat jalan raya, musibah kebakaran ini menyita perhatian warga yang tengah melintas, beberapa diantaranya tampak mengabadikan dengan gadget mereka.
Ruko tersebut bersebelahan dengan PT J&T Cargo, regu pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar yang mengerahkan 5 unit Damkar mampu memadamkan amukan si jago merah 2 jam berselang.
Saat kebakaran terjadi hanya ada anak dari Ni Nengah Persi, yakni Kadek Oka Antara (40) yang mulanya sedang tertidur di kamar lantai dua. Sedangkan ibunya sempat sembahyang mebanten di toko sesaat sebelum pulang kampung ke Bangli.
Nahas tak dapat dikata, malang tak dapat dibendung, saat waktu menunjukkan pukul 10.45 Wita musibah besar pun terjadi.
Bermula dari bau asap yang dirasakan Kadek Oka, ia pun bergegas turun dan setelah dicek ternyata di lantai satu tempat toko mengalami kebakaran besar. Nahasnya api dengan cepat menjalar ke lantai dua.
Saat itu, Kadek Oka langsung memberi kabar kepada ibunya yang sedang perjalanan ke Bangli untuk pulang ke kampung halaman di Tembuku bersama suaminya
Terkejut mendengar kabar itu, Persi langsung kembali untuk melihat kondisi di rukonya di Denpasar.
Pemilik rumah bernama Ni Nengah Persi (59) menuturkan, sebelum perjalanan ke Bangli ia sekeluarga sempat mebanten atau menghaturkan canang sembahyang di Ruko itu.
Saat kejadian itu, kebetulan toko furniture miliknya sedang tutup sementara karena pemiliknya ingin pulang kampung. Jika hari biasa Persi setelah sembahyang langsung membuka toko.
"Kami pulang kampung untuk mengikuti persembahyangan, kami bergegas pulang, kami menduga kebakaran disebabkan api dupa, mengingat setelah mebanten dupa tidak dimatikan, ya namanya musibah mau bagaimana lagi," kata Persi.
Dilahap si jago merah, barang-barang dagangan bernilai di dalam toko pun ludes terbakar seperti gentong, Furniture, aneka patung, sedangkan di lantai dua yang terbakar interior dan barang elektronik di kamar.
5 unit Damkar yang dikerahkan baru mampu menghentikan ganasnya api sehingga kebakaran tidak sempat meluas di bagian bangunan lainnya di sekitar.
"Terdapat 5 unit Damkar dari semua pos dikerahkan perlu 2 jam untuk penanganan, objek terbakar ruko Sabu Antiquest termasuk 2 kamar tidur dan 1 ruang tamu," kata Sekretaris BPBD Kota Denpasar, Ardy Ganggas
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
-
Libur Sekolah Tiba! Kemenpar Rekomendasikan Wisata Akuarium untuk Keluarga, Ini Daftar Destinasinya
-
Bongkar 'Dana Gelap' Oknum Jaksa, Pengacara Subhan: Kami Punya Bukti Transfernya!
-
Polda NTB Pastikan Kasus Asusila Oknum Polisi Diproses
-
Pemuda Korban Rasis Marah, Bunuh Rekan Kerja Sendiri