SuaraBali.id - Andika Mahesa atau kerap dikenal sebagai Andika Kangen Band atau Babang Tamvan menceritakan kisah sedihnya di masa lalu. Ia pun menahan tangis saat bercerita tentang ibunya.
Musisi yang dulu kerap dielu-elukan ini diketahui ditinggal sang ibu sejak kecil. Ia pun merasakan betapa sulitnya hidup tanpa adanya ibu.
Saar di usia belia, Andika kerap sering kelaparan hingga kerap diusir karena tidur sembarangan.
"Gue nggak bisa, gue nggak akan menerima," ujar Andika Kangen Band sembari menangis saat diminta mengucap pesan untuk sang ibu di program "Rumpi".
Ia merasa hanya berjuang sendirian dan tak pernah ada kasih sayang ibu selama hidupnya.
"Kenapa nggak dari kecil. Dika loh seorang diri, cari baju lebaran, nyari makan. Sekarang dia ada pun, saya anggap nggak," tuturnya.
"Pada saat Dika kecil kelaperan, tidur di sana sini diusir orang, dia kemana? Kadang ada rasa kangen segala macem, tapi kita nggak tahu, nggak ngerasa sentuhan," sambungnya lagi.
Ia pun mengaku tak takut kehilangan orangtuanya namun ketakutan saat ditinggal bibinya.
"Saya lebih takut kehilangan tante tante saya yang ngurusin saya. Saya nggak fokus sama orangtua saya," ucap Andika Kangen Band masih menangis.
Ia pun menegaskan saat ini sudah tak mau tahu tentang ibundanya.
"Nggak mau tahu juga dimana, saya cari nggak ketemu, saya bodo amat. Kok ada orang setega itu. Ninggalin bayi dua bulan. Dikerubungin semut, kena asma," tutup Andika Kangen Band.
Saat video tersebut diunggah ulang oleh @rumpi_gosip, Andika Kangen Band langsung banjir simpati netizen.
"Luka batin masa kecil memang akan terus ada, bahkan setelah berumah tangga, punya anak. Sudah gitu hilangnya," kata netizen.
"Please someone peluk dia tenangin dia," timpal yang lain.
"Kenapa ibunya juga nggak cari anaknya, hati nurani seorang ibu kan lebih tajam. Yang sabar Andika berdoa saja. Kalau ibunya masih sehat semoga ingat sama anaknya," tutup warganet.
Berita Terkait
-
Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua
-
Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu
-
Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi
-
Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern