SuaraBali.id - Taman Bunga Nusantara adalah obyek wisata di Bogor, Jawa Barat yang lokasinya tak jauh dari Ibu Kota Jakarta. Taman yang mengusung tema Agrowisata di Indonesia ini dirintis sejak 1992 oleh Dani Bustanil Arifin.
Kelahiran Taman Bunga Nusantara menginspirasi agro wisata lain di Malang dan Bandung untuk tumbuh.
Taman yang diresmikan Presiden Soeharto pada 1995 ini belakangan semakin diminati masyarakat untuk berwisata serta edukasi lingkungan.
Taman Bunga Nusantara berlokasi dekat dengan Gunung Gede. Hal ini tentu menambah keindahan alam agrowisata tersebut.
Selain menikmati beragam bunga, Anda dapat menghirup kesejukan udara khas pegunungan. Wisatawan juga dapat berfoto ria karena obyek tersebut memiliki banyak spot yang Instagramable.
Mau tahu jenis taman dan wahana lain di Taman Bunga Nusantara? Yuk simak artikel berikut.
1. Taman Mawar
Taman Bunga Nusantara populer karena keindahan bunga mawarnya. Di sana, Anda dapat menemukan taman khusus untuk berbagai jenis bunga mawar. Pemeliharaan bunga di taman melalui perlakuan khusus, baik penyiraman maupun pupuknya, untuk hasil bunga yang indah.
2. Taman Air
Baca Juga: Kepatuhan Rendah, Satpol PP DIY Keluhkan Banyaknya Wisatawan yang Tak Pakai Masker
Tumbuhan air memberi warna tersendiri di Taman Bunga Nusantara. Ada berbagai warna dan bentuk tanaman air yang sangat indah.
Di area Taman Air terdapat tumbuhan berupa Cybera Papyrus yang biasa di gunakan oleh Kaum Mesir kuno dalam pembuatan kertas. Selain itu ada tanaman Talia Delbata dari Amerika serikat, Lotus dan bunga teratai raksasa yang bentuknya seperti nampan besar.
3. Taman Perancis
Taman Perancis memiliki ciri khas yang menonjolkan kerapian, keserasihan serta keseimbangan bentuk. Desain taman ini adalah desain pada masa Renissance dengan bentuk geometrisnya, yang dibingkai dengan kerapian bunga warna-warninya.
4. Taman Labirin
Taman Labirin merupakan taman yang unik karena dirancang menjadi satu labirin yang cukup besar. Anda cukup membayar Rp 1000 untuk mengakses taman tersebut. Jangan takut tersasar karena sudah tersedia peta yang dapat di gunakan ketika di dalam Taman Labirin.
Berita Terkait
-
Dari Perawatan Kulit hingga Wellness, Korea Selatan Perkenalkan Wisata Kesehatan di Jakarta
-
Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade
-
Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall
-
Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan
-
Viral Jajan di Wisata Cibodas, Beli Mie Rebus dan Nasi Goreng Bayar Hampir Seperempat Juta
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern