SuaraBali.id - Setelah suksesnya pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika, kini pemerintah daerah Lombok Tengah mulai berwacana membuat sirkuit lain untuk motokros. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri.
Sirkuit Motokros ini diwacanakan dibangun di kawasan hutan Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara guna mendukung pengembangan destinasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
"Rencana lintasan motokros ini akan dibangun di wilayah utara Kabupaten Lombok Tengah," kata H Lalu Pathul Bahri di Praya, Rabu (23/2/2022).
Dengan adanya pembangunan di wilayah utara tersebut dapat menyeimbangkan ekonomi masyarakat Lombok Tengah antara yang di selatan dengan di utara. Sehingga diharapkan bisa menggerakkan ekonomi masyarakat saat pandemi COVID-19 dan bisa menjadi daya tarik kunjungan wisatawan.
"Di selatan ada Sirkuit MotoGP Mandalika dan di utara akan ada Sirkuit motorkros," katanya.
Rencana pembangunan lintasan tersebut telah dikomunikasikan dengan Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo dan direspon positif, karena ajang sport tourism akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan di NTB umumnya dan Lombok Tengah khususnya.
"Tim survei akan turun guna melihat rencana jalur lintasan Sirkuit yang akan dibangun tersebut," katanya.
Ia mengatakan, desain sirkuit motokros tersebut telah ada dan sedang direncanakan, namun semua itu butuh kajian dan perencanaan yang maksimal. Lokasi pembangunan cukup strategis, karena didukung dengan adanya destinasi wisata air terjun di Desa Lantan dan air terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu.
"Ini masih wacana, karena untuk lahan masih butuh kajian. Semoga ini berjalan sesuai dengan rencana," katanya.(ANTARA)
Berita Terkait
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih