SuaraBali.id - Sebagian wilayah Nusa Tenggara Barat berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan atau menjelang Perayaan Bau Nyale pada 21 Februari 2022 di Pantai Seger, Lombok Tengah.
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan yang terjadi akan disertai petir dan angin kencang.
"Waspadai hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah NTB," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Lombok, I Gusti Agung Angga dalam keterangan tertulisnya di Praya, Lombok Tengah, Jumat (18/2/2022).
BMKG juga mengimbau warga untuk mewaspadai adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, Kota Bima, dan Dompu.
"Waspadai potensi hujan terjadi pada siang hingga malam hari," katanya.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dampak hujan lebat disertai angin kencang yang dapat mengakibatkan banjir dan tanah longsor di wilayah NTB.
"Tetap waspada saat terjadi hujan," katanya.
BMKG Stasiun Meteorologi Zaenudin Abdul Majid Lombok mengimbau warga untuk mewaspadai gelombang laut yang mencapai 2 meter atau lebih akan melanda wilayah selat Lombok bagian utara dan perairan Sumbawa, Samudera Indonesia selatan NTB dan Selat Sape bagian selatan.
"Kami mengimbau masyarakat maupun nelayan yang ada di pesisir pantai waspada tinggi gelombang," katanya.
Dengan adanya gelombang tinggi itu diharapkan kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Gempa M 5,9 Guncang Jakarta: Perjalanan KRL Sempat Dihentikan
-
Prabowo Wacanakan Merger BMKG-Badan Geologi, DPR Usul BNPB Ikut Dilebur dalam Satu Kementerian
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Indonesia Diramal Gempa M9 Akhir 2026, Eks Kepala BMKG: Kalau Terjadi Itu Kebetulan
-
Eks Kepala BMKG Soroti Salah Kaprah Penanganan Karhutla, Singgung soal Birokrasi Berbelit
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG