SuaraBali.id - Cara membuat kolak pisang sangatlah gampang. Biasanya kolak dibuat saat bulan Ramadhan untuk menu buka puasa. Anda juga bisa menyajikannya untuk keluarga saat cuaca sedang dingin seperti sekarang.
Kolak pisang merupakan takjil yang sering disajikan saat berbuka puasa, dari dulu hingga sekarang. Tak hanya pisang, kolak biasanya diberi tambahan bahan seperti ubi, labu, nangka dan lain sebagainya.
Tidak hanya disajikan saat panas, kolak juga bisa dinikmati dengan es batu. Hal itu akan menambah kesegaran saat berbuka puasa. Takjil klasik yang satu ini banyak digemari orang dari segala usia.
Tak perlu bingung cara membuat kolak pisang sangatlah mudah. Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, yuk simak caranya di bawah ini.
Resep Kolak Pisang
Bahan:
- 8-10 buah pisang
- 300 gr gula merah
- 800 ml air mineral
- 500 ml santan kental
- Gula pasir, secukupnya
- Garam, secukupnya
- Daun pandan, secukupnya
Cara membuat:
- Kupas lalu potong pisang dengan ukuran dan bentuk sesuai selera.
- Iris tipis gula merah agar mudah larut.
- Rebus pisang dengan air mendidih selama kurang lebih 5 menit.
- Masukkan gula merah dan daun pandan. Rebus hingga tingkat kematangan sesuai selera dan air mengental diatas api kecil.
- Koreksi rasa. Tambahkan gula pasir jika kurang manis.
- Rebus santan dengan pandan yang disimpul dan sedikit garam agar gurih. Aduk terus hingga mengental.
- Siapkan mangkuk saji. Masukkan pisang rebus gula merah, lalu siram dengan santan sesuai selera.
- Kolak pisang siap disajikan.
Itulah tadi cara membuat kolak pisang, takjik klasik yang disajikan saat bulan Ramadhan. Anda juga bisa menyajikan dengan camilan lainnya.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Baca Juga: 7 Artis Jadi Sasaran Hoaks Meninggal Dunia
Berita Terkait
-
Gabung Persebaya, Striker Timnas Ramadhan Sananta Kembali Asah Naluri
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Clara Shinta Bicara soal Kehamilan Jule: Kita Enggak Boleh Jahat!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai