SuaraBali.id - Dinas Kesehatan Provinsi Bali melalukan pelacakan kontak pasca satu warga Surabaya dinyatakan positif Covid-19 dari varian Omicron. Warga Surabaya itu diketahui menginap di salah satu hotel di Nusa Dua, Badung, Bali, pada 20-25 Desember 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya mengatakan sudah melacak kontak di tempatnya menginap. Hari ini akan dilakukan tes swab PCR.
Namun demikian belum dijelaskan berapa orang hasil lacak kontak.
"Jumlahnya saya tidak hafal, tapi tim dinkes sudah ke lokasi. Sampel PCR dikirim ke Litbangkes, karena yang kasus ini sudah Omicron kan," katanya pada wartawan, Senin (3/12/2021).
Ia mengatakan warga Surabaya itu wisatawan domestik yang menggunakan mobil pribadi. Kemudian menginap di kawasan Nusa Dua.
Selama di Bali, yang bersangkutan mengunjungi sejumlah tempat wisata di Bali. Sayangnya, beberapa tempat ia tak merinci dan bertemu dengan siapa saja.
"Cuma dia lupa kemana dan sama siapa saja, yang jelas dia sempat jalan jalan ke beberapa tempat tapi dia tidak ingat dengan siapa saja bertemu," kata dia.
Ia mengatakan pasien tersebut sedang dirawat di rumah sakit. Sehingga sejumlah pertanyaan yang diajukan Dinkes belum dijawab karena susah dihubungi.
"Ke obyek-obyek wisata dia bilang, tapi karana dia sekarang lagi dirawat di rumah sakit, agak susah juga dikontak, tapi kita tetap lakukan aktif case," kata dia.
Baca Juga: Pemprov Bali Bangun Turyapada Tower Setinggi 1.636 Meter di Buleleng
Ia berharap adanya temuan ini kasus Covid-19 tetap melandai di Bali. Ia mengimbau warga tetap disiplin prokes. Jika ada gejala seperti flu untuk cepat kontrol ke rumah sakit.
"Sekarang masih landai, semoga tidak ada lonjakan kasus," sebutnya.
Suarjaya menambahkan pasien itu memakai aplikasi Pedulilindungi. Menurutnya hal ini bisa memperoleh data ke mana saja ia pergi.
"Di hotel sudah di tracing. Karena yang paling jelas nginepnya di hotel, kalau tempat wisata tidak bisa tahu dimana," kata dia.
Kontributor : Imam Rosidin
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel