SuaraBali.id - Kasus gantung diri di Kabupaten Jembrana, Bali masih tinggi. Bahkan sepanjang tahun 2021 Jembrana didominasi kasus gantung diri yaitu sebanyak 26 kasus dari 191 jumlah kasus lain. .
Data tersebut diungkapkan oleh Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana saat rilis pers di penghujung akhir tahun 2021 di Polres Jembrana Rabu (29/12/2021).
“Untuk angka kriminalitas di tahun 2021 baik kejahatan dalam KUHP maupun Non KUHP juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2020, dengan rincian, tahun 2021 terjadi sebanyak 129 kasus, sedangkan tahun 2020 sebanyak 112 kasus,” terangnya sebagaimana diwartakan beritabali.com - Jaringan Suara.com.
Menurutnya untuk kasus yang sudah berhasil diselesaikan sepanjang tahun 2021 sudah 131 kasus jumlah tersebut termasuk terselesaikan di tahun 2020 lalu. Kendati demikian, secara keseluruhan situasi wilayah Jembrana relatif stabil dan bisa melaksanakan perekomian dengan baik, situasi covid tetap landai dan vaksinasi sudah dilaksanakan dengan baik.
“Untuk Tahun 2021 tindak pidana didominasi oleh kasus-kasus pencurian biasa sebanyak 21 kasus kemudian pencurian dengan pemberatan sebanyak 18 kasus,” terangnya.
Sementara kasus narkoba yang terjadi di tahun 2021, mengalami penurunan dibandingkan dengan ungkap kasus narkoba di tahun 2020. Tahun 2021 kasus narkoba berhasil diungkap sebanyak 19 kasus dan di tahun 2020 sebanyak 23 kasus, jadi mengalami penurunan sebanyak 4 kasus, namun dalam penyelesaian baik di tahun 2020 maupun 2021 selesai 100 persen.
Kemudian untuk pemberian penghargaan sebanyak 236 personel pada tahun 2021. Pelanggaran Disiplin pada tahun 2021 terdapat 4 kasus pelanggaran disiplin.
“Sementara kejadian laka lantas, yang terjadi di tahun 2021 mengalami kenaikan dibandingkan dengan laka lantas yang terjadi di tahun 2020. Kasus laka yang tejadi di tahun 2021 sebanyak 194 kasus, sedangkan di tahun 2020 terjadi 147 kasus. Hal tersebut mengalami kenaikan sebanyak 47 kasus, dengan korban meninggal dunia,” ujarnya.
Untuk Agenda Kamtibmas Tahun 2022 dan Potensi Gangguan Kamtibmas Tahun 2022, potensi gangguan berimplikasi kontijensi, upaya antisipasi potensi gangguan kamtibmas. Imbauan kepada seluruh masyarakat pada saat perayaan liburan Natal dan tahun baru, pemerintah mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19 pada akhir tahun.
"Kami sudah mengamankan beberapa lom-loman (meriam rakitan) yang didapatkan dari anak-anak saat bermain tentu ini sangat membahayakan untuk orang lain. Pesan Bapak Kapolda pada agenda tahun 2022 untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan penyelenggaraan Presidensi G-20," terang Kapolres.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali
-
Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo