Sekar sontak terkejut, panik, dan takut. Akibat hal itu, Sekar melajukan motornya dengan kecepatan tinggi 100km/jam.
Tak hanya itu, Sekar juga langsung menarik tubuhnya hingga ke ujung sadel motor. Namun, pelaku malah menarik perut Sekar hingga mundur ke belakang.
Pelaku pun lalu menghentikan aksinya yang keji itu setelah hampir sampai kos Sekar. Setelah berhenti, Sekar langsung berlari masuk mengunci pintu kamar dan menangis.
Pasca Kejadian
Korban pun mengalami trauma dan dihantui rasa ketakutan hingga aktivitasnya terganggu. Sekar kini dalam pendampingan dan mempertimbangkan untuk menerima bantuan psikolog.
Korban menginginkan pelaku supaya sekurang-kurangnya mendapat sanksi sosial. I.K.A.J merupakan fungsionaris BEM Fakultas dan korban setuju melaporkan ke pihak kampus.
Usai kejadian tersebut, pelaku bersikap seperti tidak terjadi apa-apa dan sangat tenang saat berkegiatan di kampus.
Ketua BEM Fakultas I.K.A.J pun sudah dihubungi dan BEM PM Unud sedang meminta supaya Ketua BEM Fakultas bertemu dengan I.K.A.J untuk memberi klarifikasi.
"Saat ini korban dalam kondisi trauma dan dalam pendampingan, sementara pelaku sedang dihubungi untuk dimintai klarifikasi," tulis BEM PM Udayana.
Atas persetujuan korban, BEM Universitas Udayana sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kampus. Namun, hingga kabar itu beredar, BEM belum mendapatkan tanggapan.
"Kami telah melaporkan kepada pihak kampus (atas persetujuan korban), tetapi belum mendapat tanggapan," tulis BEM Universitas Udayana.
Tag
Berita Terkait
-
Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak
-
Jarang Terjadi! Para Raja dan Sultan Datangi Istana Tagih Janji Prabowo soal Bandara Bali Utara
-
Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!
-
Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri