SuaraBali.id - Partai Nasdem menggelar Rakorwil NasDem Bali, NTB, dan NTT Senin (13/12/2021). Namun dalam rakornya ini partai tersebut menegaskan masih belum menentukan calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2025 mendatang.
Ini dikarenakan para kader dan anggota yang duduk di legislatif masih disibukkan persoalan covid-19. Majelis Tinggi Partai NasDem Lestari Moerdijat mengatakan bahwa pihaknya belum menentukan figur calon tertentu.
Meskipun memang dalam beberapa akhir ini banyak relawan dari NasDem yang mendukung kegiatan salah satu calon yang digadang-gadang sebagai capres 2024. Namun hal itu belum membuat nasdem menentukan pilihan.
"Kamis sedang mengkaji lewat serangkaian penelitian badan independen model apa yang cocok. kepada siapakah nanti saya kira ini terlalu jauh. Partai belum memulainya sama sekali," katanya usai membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW NasDem Bali.
Disamping itu, lanjutnya, kader partai yang duduk sebagai kepala daerah dan legislator masih disibukkan dengan penanganan covid-19.
"Kami masih terbuka untuk semua putra terbaik Indonesia, Tapi suara NasDem tidak cukup untuk bisa mengangkat dirinya. Pak Anies, Pak Ganjar atau nama-nama dari Bali, kenapa tidak, itu akan ada suatu proses. Tapi kami garis bawahi bahwa kami belum menentukan kepada siapa," tandasnya.
Rakorwil NasDem Bali
Terkait tujuan penyelenggaraan Rakorwil NasDem Bali, NTB, dan NTT adalah untuk menyatukan langkah agar para kader memahami betul garis partai dan mengambil peran untuk memastikan program Jokowi bisa dikawal.
"Tentu tujuan akhir adalah kemenangan dan konsolidasi. Secara garis besar Rakorwil ini agar kader mengetahui etika berpolitik berpolitik dengan baik, berpolitik dengan etika," katanya.
Sementara, Ketua DPW NasDem Bali Julie Laiskodat menekankan para kader agar membantu solusi krisis ekonomi di Bali karena terdampak pandemi dengan pemerataan di segala sektor.
Dan jika dizinkan, lanjutnya, ia ingin kehadiran partai NasDem untuk menjadi pelangi yang menghiasi langit Bali agar masyarakat kembali bisa tersenyum.
Berita Terkait
-
Puan Ungkap PDIP Sudah Diajak Bicara soal Usulan Capres Didukung Minimal 2 Partai
-
Bukan Persentase Kursi! PAN Setuju Wacana Capres Wajib Didukung 2 Partai Politik
-
Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!
-
Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda
-
MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Nomor Khusus Pengaduan Kekerasan di Ponpes NTB, Keamanan Pelapor Dijamin
-
Pemkab Badung Ajukan Pinjaman Ratusan Miliar untuk Bangun Jalan
-
Heboh! Hotel di Bali Mulai Dilego Puluhan hingga Ratusan Miliar, Koster Cek Penyebabnya
-
Ada BRIZZI ARKIV di Blok M Hub, Saatnya Jelajahi Karya Lokal
-
Indosat Ungkap Pertahanan Scam di Era AI, 224 Juta SMS Penipuan Diblokir Sebelum Masuk ke Pelanggan