SuaraBali.id - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho menyebut adanya aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyaraat (PPKM) di Bali itu itu ibarat pil pahit yang menyembuhkan. Perumpamaan itu tepat karena untuk mengendalikan penyebaran kasus COVID-19 itu, maka mobilitas masyarakat memang harus dibatasi.
Adanya PPKM dan juga dibarengi gencarnya upaya vaksinasi COVID-19 dan terbukti telah melandaikan kasus baru COVID-19 di Pulau Dewata.
Angka kasus baru COVID-19 yang sempat berminggu-minggu bertahan di atas 1.000 orang per hari pada periode Juli-Agustus 2021, bahkan sempat menyentuh angka 1.900, kini di bulan November tidak sampai 20 kasus per hari.
Demikian pula kasus aktif COVID-19 pada Rabu (24/11) tercatat tinggal 146 orang, dengan rincian 70 orang dirawat di RS rujukan, 65 orang di tempat isolasi terpusat dan 11 orang menjalani isolasi mandiri.
Namun, kebijakan pembatasan mobilitas dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat hingga PPKM Level 4 sejak awal Juli hingga pertengahan 2021, telah menahan kinerja sektor pariwisata dan sektor terkait lainnya di Provinsi Bali.
Seperti diketahui, pandemi COVID-19 yang melanda hampir dua tahun ini tak hanya telah menyebabkan lebih dari 4.000 masyarakat Bali harus kehilangan nyawa, tetapi juga membuat kondisi ekonomi daerah yang terkonsentrasi pada sektor pariwisata ini menjadi terpuruk.
Pada triwulan III 2021, ekonomi Bali masih terkontraksi 2,91 persen (yoy) dan tercatat sebagai daerah dengan kinerja ekonomi terburuk dibandingkan 33 provinsi lainnya di Tanah Air.
Meskipun ekonomi Bali hingga triwulan III 2021 masih terkontraksi, namun sejatinya sudah menunjukkan arah perbaikan dibandingkan kondisi akhir 2020 yang terkontraksi atau pertumbuhan minus 9,31 persen.
Selain itu, pada triwulan II 2021, pertumbuhan ekonomi Bali sudah sempat positif di angka 2,88 persen (yoy).
Wisman Turun Drastis
Pengetatan wisatawan mancanegara (wisman) juga membuat kunjungan wisman menurun drastis. Dari awal Januari hingga 14 November 2021, tercatat kedatangan penumpang dari luar negeri mencapai 431 orang.
Angka ini jauh lebih rendah dari jumlah kunjungan tahun sebelumnya yang mencapai 1,21 juta orang. Sedangkan kedatangan penumpang domestik sudah mencapai 1,37 juta orang atau sedikit lebih rendah dari kunjungan tahun sebelumnya yang mencapai 1,41 juta orang.
Yang melegakan, kedatangan penumpang domestik per hari pada Oktober 2021 sudah hampir menyamai kunjungan per hari di tahun 2019.
Pihaknya memperkirakan kunjungan wisatawan pada triwulan IV 2021 akan terus membaik seiring kebijakan pelonggaan PPKM, program Work From Bali, dan program MICE.
Ditambah lagi dengan pembukaan pariwisata Bali bagi wisatawan mancanegara mulai 14 Oktober lalu dan penyelenggaraan perhelatan internasional seperti 1st FCBD, Badminton Indonesia Master, Indonesia Open dan International Youth Championship dan sebagainya.
Berita Terkait
-
Ragam Seni Tradisional Bali Tampil di Festival Seni Budaya Badung 2026
-
BPS Akui Sektor Pariwisata dan Industri Hotel RI Anjlok Imbas Karhutla
-
Kunjungan Turis Asing ke RI Tembus 12,01 Juta per September 2026, Tertinggi Sejak Covid-19
-
Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Tilapia Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran
-
Viral Rans Carnival Punya Raffi Ahmad Diduga Datangkan Penonton Bayaran dengan Bus
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji
-
Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus
-
Dua WN China Curi Uang Bule Australia Rp27 Juta di Penerbangan Jakarta-Denpasar
-
Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol
-
Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia