SuaraBali.id - Kawasan wisata Teluk Gilimanuk, Kecamatan Melaya Jembrana, Bali, Kamis (11/11/2021) dipadati wisatawan lokal saat hari-hari libur. Seperti pada momen Galungan dan Kuningan, kawasan ini didatangi ribuan wisatawan domestik dari berbagai daerah.
Mereka berkunjung untuk menghabiskan masa liburan hari raya Galungan dan Kuningan.
Hal tersebut tempat parkir baik roda empat maupun sepeda motor terlihat penuh. Selain Teluk Gilimanuk, areal patung Dewa Siwa sebagai simbol tanda pintu gerbang masuk ke Bali.
“Syukur kali ini pengunjung sudah mulai ramai, karena selama pandemi covid-19 yang terjadi sudah hampir 2 tahun melumpuhkan pergerakan ekonomi di wisata teluk Gilimanuk,” ungkap salah satu pengelola wisata I Nyoman Karsika saat diwawancarai beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Kelompok wisata ini menyewakan jukung sebesar Rp.150 ribu untuk keliling di kawasan teluk Gilimanuk dengan durasi waktu sekitar 25 menit.
Karsiata menambahkan, ramainya wisatawan lokal ke teluk Gilimanuk mulai sejak Hari raya galungan Rabu (10/11/2021). Dan sekarang manis Galungan para wisatawan sudah mulai membludak datang ke Teluk Gilimanuk.
“Manis Galungan peminat untuk keliling teluk sudah banyak, selama satu hari saya bisa mencapai 6 trip per jukung,” imbuhnya.
Sementara salah satu pengunjung asal Negara Geg Rian mengaku sengaja berlibur manis galungan bersama keluarga ke teluk Gilimanuk.
“Ya, naik jukung keliling teluk sambil melihat panorama bentangan hutan mangrove alami dan pemandangan berbuktian,” ungkapnya.
Mereka berharap semoga dengan mulai ramainya wisatawan yang berkunjung bisa menggeliatkan perekonomian bagi pelaku wisata khusus yang berada di Teluk Gilimanuk. Hal ini karena selama pandemi covid-19 terjadi pengelola wisata teluk gilimanuk seakan mati suri.
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG