SuaraBali.id - Kapolda Bali Irjen I Putu Jayan Danu Putra mengatakan setiap hari di Bali hampir selalu ada pelaku peredaran narkoba yang ditangkap. Padahal berbagai upaya sudah dilakukan mulai pencegahan dan penangkapan-penangkapan.
"Mungkin rekan-rekan wartawan juga pernah tahu juga atau tahu selama ini juga kita pengungkapan kasus narkoba hampir setiap hari ada," katanya saat pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Bali, Rabu (17/11/2021).
Menurutnya perlu kerja semua pihak untuk memerangi narkoba, khususnya di Bali. Sebab bahaya merusak generasi muda.
Sedangkan Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes Pol. Mochamad Khozin mengatakan peredaran narkoba masih tinggi, meski saat ini pandemi.
Berdasarkan data Januari hingga November 2021, sebanyak 680 kasus narkoba diungkap.
Dari jumlah itu, sebanyak 838 tersangka ditangkap. Rinciannya WNI 816 dan WNA 22 orang.
Sementara sepanjang 2020 lalu, sebanyak 775 kasus diungkap dengan total 937 tersangka.
"Inilah yang kita herankan Pandemi ini. Atau mungkin perkiraan dari mereka kayaknya tidak berpengaruh sama sekali dengan Pandemi Covid-19 ini buktinya kasus narkoba semakin banyak," kata dia.
Pengungkapan kasus ini, kata dia, didominasi kasus ganja. Bahkan angkanya tiga kali lipat.
"Sekarang tahun ini ganja banyak sekali. Lebih banyak sekarang," kata dia.
Ganja tersebut biasanya didatangkan dari Aceh. Adapun rute peredaran narkoba secara umum jika berasal dari luar negaleri melalui Malaysia yang masuk ke Indonesia lewat Jalur Kalimantan dan Sumatera.
"Kasus yang terjadi yang paling banyak di Denpasar dan Badung," kata dia.
Adapun untuk barang bukti yang dimusnahkan pada acara tersebut yakni sabu seberat 65,46 gram, ganja seberat 5318,47 gram, ekstasi sebanyak 230 butir, dan psikotropika (happy five) sebanyak 50 butir.
Kontributor : Imam Rosidin
Berita Terkait
-
Petugas KLIA Dicurigai Bantu Pilot Mohd Saufi bin Othman Selundupkan 70 Ribu Narkoba ke Jakarta
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 32 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama
-
Susuri Rute Eksotis Sanur, Ribuan Pelari dari 13 Negara Bersaing di CK Run 2026
-
Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bongkar Korupsi Jumbo! Kejati NTB Bidik 3 Kasus Sekaligus di Bank Daerah
-
Pengamat: Transformasi Danantara Berpotensi Perkuat Kontribusi Pajak BRI ke Negara
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Mataram: Begini Perjalanan Tersangka Usai Habisi Korban
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi