SuaraBali.id - Musim penghujan sudah tiba, masyarakat perlu mewaspadai bencana-bencana yang terjadi di musim hujan, terutama dampak fenomena La Nina di bulan November hingga Februari 2022 mendatang. Terutama di wilayah Tabanan, Bali.
Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto menekankan kepada para Danramil jajarannya dan personel babinsa agar senantiasa mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana yang bisa saja akan datang.
Lebih lanjut Dandim juga menyampaikan imbauan kepada warga masyarakat Tabanan untuk selalu waspada dengan musim penghujan saat ini agar lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya, membuang sampah pada tempatnya, rajin membersihlan saluran air/drainase, hindari mendirikan tempat tinggal dipinggir sungai atau lereng serta turut mencegah terjadinya bencana alam dengan mengikuti anjuran pemerintah dalam penanggulangan bencana.
Selain itu para Danramil dan personel babinsa juga diminta untuk memantau wilayahnya dan mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam, sehingga dapat meminimalisir terjadinya korban jiwa.
Dandim Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto mengatakan, memasuki musim penghujan saat ini tentunya yang patut diwaspadai adanya bencana alam yang tidak bisa diduga kapan bisa terjadi. Seperti alam tanah longsor, angin kencang disertai hujan deras, siklon tropis/puting beliung, pohon tumbang, banjir maupun banjir bandang.
Hal inilah yang harus mendapatkan perhatian bersama untuk bisa meminimalisir terjadinya korban jiwa serta melakukan antisipasi dan upaya dini untuk mengatasinya.
Para danramil dan babinsa bersama dengan Instansi terkait baik itu BPBD, Kepolisian maupun aparat di Kecamatan dan Desa juga diminta agar bersama-sama turun kelapangan apabila terjadi bencana diwilayahnya untuk melakukan upaya yang diperlukan mengatasi akibat bencana alam tersebut.
Sedangkan sesuai arahan Dandim tersebut aparat babinsa di wilayah telah melaksanakannya seperti yang ditunjukan oleh Babinsa Desa Angseri Ramil 1619/Tabanan Serma I Ketut Kusumaarta bersama dengan BPBD, Kepolisian, aparat di wilayah serta masyarakat dengan melakukan upaya pembersihan jalan yang ditutupi longsoran bambu di wilayah Desa Angseri Kecamatan Baturiti, pada sabtu (13/11).
Menurut Babinsa akibat hujan deras yang terjadi pada jumat (12/11) mengakibatkan pohon bambu longsor ke jalan raya desa tegeh menuju desa angseri sehingga mengganggu akses transportasi warga diwilayah tersebut dan pihaknya bersama BPBD, bhabinkamtibmas, aparat desa dan masyarakat bergotongroyong untuk membersihkan jalan tersebut untuk mengurangi kecelakaan terutama pada malam hari dan melancarkan akses transportasi warga setempat. (beritabali.com)
Berita Terkait
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Viral Bule Lecehkan dan Langgar Aturan Nyepi, Terancam Dilaporkan hingga Dideportasi
-
Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan
-
Demi Beraktivitas, Warga Bireuen Aceh Bertaruh Nyawa Naik Kereta Gantung
-
Nyepi 2026, Bali Hening Total, Jalanan dan Tol Sepi Tanpa Aktivitas
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Jadi Magnet Baru! Kenapa Kapibara Bikin Bali Zoo Diserbu Wisatawan Saat Lebaran?
-
Bule Melontarkan Kalimat Hinaan Perayaan Nyepi di Bali Jadi Tersangka
-
Gelombang 2,5 Meter di Selat Bali, Apakah Pemudik Tetap Aman? Simak Imbauan BMKG
-
Menkeu Purbaya Cari 'Jagoan Lokal' untuk Lawan Kekuatan China
-
BRI Perkuat Layanan Pekerja Migran, Remittance Tumbuh 27,7%