SuaraBali.id - Sebuah foto jembatan viral di media sosial gara-gara spanduk penutupan jembatan yang aneh. Terlihat aneh karena nama jembatan tersebut salah ketik.
Huruf O salah ketik menjadi E dan punya makna yang berbeda. Foto ini diunggah akun Instagram @ngalamlop, Selasa (9/11/2021) tampak dua buah spanduk berwarna dominan kuning dipasang berdampingan.
Dalam spanduk yang lebih besar, terdapat kesalahan penulisan nama Jembatan yang sedang diperbaiki hingga menuai sorotan publik.
Salah ketik nama jembatan
Perhatian warganet sontak tertuju pada spanduk yang di dalamnya ada kesalahan penulisan nama Jembatan. Jembatan yang seharusnya bernama Pelor justru ditulis Pe*er.
"Mohon maaf ada perbaikan jembatan Pe*er. Jembatan ditutup total," bunyi tulisan dalam spanduk tersebut.
Di sampingnya juga terdapat spanduk lain yang berukuran lebih kecil. Isi tulisannya hampir sama yaitu menginformasikan bahwa jembatan sedang diperbaiki sehingga tidak bisa dilewati.
"Jembatan ditutup, kendaraan tidak boleh lewat," bunyi tulisan dalam spanduk yang lebih kecil.
Admin akun tersebut lantas bertanya pada para warganet tentang nama Jembatan yang sesungguhnya.
"Pe*er opo Pelor se rek jenenge jembatane? Kok otakku jalan-jalan malehan. Btw jembatane ditutup, opo wes dimulai proyek pelebarane? Atau antisipasi kerusakan akibat banjir bandang kemarin?? (Pe*er atau Pelor sih nama jembatannya? Kok otakku malah jalan-jalan. Btw jembatannya ditutup, apa sudah dimulai proyek pelebarannya? Atau antisipasi kerusakan akibatbanjir bandang kemarin??)," tulis admin akun tersebut dikutip BeritaHits.Id, Selasa (9/11/2021).
Tanggapan warganet
Melihat foto spanduk tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menyoroti kesalahan penulisan nama jembatan.
"Orang-orang pada salfok sama 'pe*er' kan?" komentar salah seorang warganet.
"Pelor paling, yang Pe*er itu typo (salah ketik)," ujar warganet lain.
"Yang benar jembatan Pelor min," tulis salah satu warganet.
Berita Terkait
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Cancel Culture Era Medsos: Kritik Membangun atau Penghakiman Massal?
-
Ojol Nyamar Jadi Orang Kaya Demi Cinta, Film Free Wifi Sindir Telak Budaya Pamer Media Sosial!
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian