Eviera Paramita Sandi | Yuliani
Pedangdut Ayu Ting Ting bersama kedua orang tuanya, Abdul Rozak dan Umi Kalsum berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraBali.id - Permasalahan antara orangtua Ayu Ting Ting dengan warganet bernama Kartika Damayanti (KD) tak kunjung usai. Belakangan malah anak KD disebut mengalami trauma atas persoalan yang menimpa ibunya.

Bocah berusia 12 tahun itupun dikatakan trauma hingga tak berani keluar rumah. Permasalahan ini pun membuat orangtua Ayu Ting Ting dilaporkan ke KPAI.

"Rendy pertama mengalami sakit selama empat hari berturut dan itu sudah dibawa ke dokter," ungkap Pitra Romadoni, kuasa hukum pihak Kartika Damayanti ditemui di KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/11/2021).

"Terus selama dua Minggu sejak itu dia takut keluar rumah, dia mengurung diri," sambungnya lagi.

Menurutnya, si kecil terganggu karena malu akan masalah ini. Dia khawatir diledek teman-temannya.

"Karena dia malu. Apalagi ke temen-temennya di sekolah, sehingga dia mengurung diri di rumah dan nggak mau ke luar," jelasnya.

Demi menjaga psikis anak KD, Pitra Romadoni pun membuat laporan ke KPAI. Dia mau memberikan efek jera kepada orangtua Ayu Ting Ting.

"Jadi jangan Anda kira ini paling benar. Ketika seseorang itu bersalah, silakan proses secara hukum. Jangan membalikkan kesalahan orang yang dibuat kepada Anda, Anda lakukan hal yang sama ke orang tersebut. Maka dari itu mereka ini sama-sama salah," tuturnya.

"Maka kita minta kalau yang bersangkutan mau memproses (KD), ini juga harus diproses secara hukum," imbuhnya.

Putra KD ini disebut trauma dengan pernyataan Abdul Rozak dan Umi Kalsum saat menyambangi rumah KD di Bojonegoro. Perkataan itu dinilai cukup sensitif dan vulgar.

Komentar