“Itu Rp250.000 buat memandu ritual dan ubo rampe. Ada yang gratis tapi hanya sekadar mandi di pancuran lalu buang celana dalam dan pakaian lalu balik,” kata dia.
Dia berharap pihak terkait dapat mengkaji mendalam tentang sejarah dan budaya banyak makam dan makom atau petilasan di Pegunungan Sanggabuana.
“Apakah makam dan makom itu memiliki potensi cagar budaya atau kesejarahan? Ini perlu kajian lebih dalam karena semakin lama malah menjamur ritual,” ucapnya.
Dia juga meminta pemerintah menertibkan praktik ritual membuang celana dalam di Pegunungan Sanggabuana. Pertimbangannya ritual tersebut merusak ekologi.
“Sampah celana dalam atau lainnya. Secara ekologi tidak baik karena mengotori Pegunungan Sanggabuana. Sampah pakaian dalam mengotori aliran air. Para peziarah ini dalam kondisi sehat atau tidak? Pengunjung dari berbagai kalangan pekerja yang berharap berkah dari pancuran ini dan jika sedang tidak sehat bisa menyebarkan penyakit menular,” ujarnya.
Di khawatir ritual tersebut akan bertahan dan melekat sehingga menjadi keyakinan baru.
“Kami berharap pemerintah segera melakukan tindakan atau upaya penertiban praktik ritual yang merugikan ekologi. Kalau tidak segera ditindaklanjuti ritual ini akan selamanya bertahan dan malah melekat. Bisa jadi keyakinan baru.”
Berita Terkait
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral
-
2 Pemuda di Medan Terancam Pidana 6 Tahun dan Denda Rp60 M Usai Isi Pertalite Pakai Jeriken
-
Lautan Eceng Gondok Selimuti Permukaan Sungai Citarum
-
BPK Dukung BULOG Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Tata Kelola Akuntabel
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar