SuaraBali.id - Dalam setahun terakhir, jumlah umat yang menjalani ritual Sudhi Wadani atau masuk agama Hindu di wilayah Kota Denpasar, Bali relatif tinggi. Kebanyakan didominasi karena kepentingan pernikahan.
Menurut Ketua PHDI Kota Denpasar, Nyoman Kenak yang diwawancarai Minggu (23/10/2021). Dalam tiga hingga empat hari, dia mengesahkan lima sampai enam upacara Sudhi Wadani.
"Kalau kita rata-ratakan, hampir setiap hari ada upacara Sudhi Wadani di wilayah kami di Denpasar," ujarnya seperti diwartakan beritabali.com - Jaringan Suara.
Mereka yang menjalani Sudhi Wadani didominasi kepentingan pernikahan. Namun lainnya, ada secara sukarela memeluk Hindu, yang ikut dilakukan sejumlah warga negara asing.
"Mungkin dari 15 upacara, WNA itu ada satu yang menjalani Sudhi Wadani. Ada yang salah satunya Hindu dan kemudian pasangannya masuk Hindu, ada pula yang kedua bukan Hindu tapi masuk Hindu," terangnya.
Ada pula dijalani umat Hindu yang sempat ke luar agama Hindu, namun kembali memeluk Hindu karena sejumlah alasan. Seperti kesakitan, atau dalam keyakinan Hindu disebut kesisipan.
Menurut Kenak, warga yang kesisipan ini terjadi beberapa kali.
Hal ini umumnya terjadi karena keyakinan seseorang itu bercabang dalam memeluk sebuah agama.
Lalu apa saja syarat melakukan Sudhi Wadani?
Kenak menuturkan, secara administrasi dan upakara, tidak ada syarat yang menyulitkan. Namun, seseorang harus memiliki keteguhan hati untuk memeluk Hindu.
Jangan sampai, kata dia, sekarang Sudhi Widani, tidak lama kemudian pindah agama lagi.
Hal lainnya, umat yang menjalani Sudhi Widani wajib memahami filsafat, etika dan upacara dalam Hindu. Dia menegaskan, Hindu adalah fleksibel dan pada dasarnya tidak memberatkan umat.
Berita Terkait
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun
-
Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko
-
5 Rekomendasi Kado Pernikahan Elektronik Murah yang Tidak Murahan, Berguna untuk Pasutri Baru
-
Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern