Sidhimantra berdoa memohon petunjuk pada Dewata. “Temuilah Naga Besukih di Gunung Agung. Mintalah sedikit hartanya untuk membayar utang-utang anakmu,” tiba-tiba terdengar bisikan gaib.
Sidhimantra pun bergegas menuju Gunung Agung untuk bertemu dengan Naga Besukih.
Sesampainya di Gunung Agung, Sidhimantra membunyikan genta seperti petunjuk dalam mimpinya. Naga Besukih yang mendengarnya pun keluar.
“Siapa kau? Apa maksud kedatanganmu?” tanya Naga Besukih.
“Aku Sidhimantra. Maksud kedatanganku adalah untuk meminta bantuanmu membayar utang-utang anakku, Manik Angkeran. Hartaku sudah ia habiskan. Anakku akan dibunuh jika tidak melunasi utang-utangnya,” jawab Sidhimantra.
Setelah berpikir sejenak, Naga Besukih menyanggupi permintaan Sidhimantra. Ia masuk ke dalam guanya dan keluar dengan membawa sejumlah emas dan batu permata. Sidhimantra mengucapkan terima kasih dan berpamitan pulang.
Sidhimantra menyerahkan semua harta itu pada anaknya.
“Pergilah dan melunasi semua hutangmu. Kini kau bisa memulai hidup baru,” kata Sidhimantra. Namun Manik Angkeran menggunakan harta itu untuk kembali berjudi. Ia terus berjudi sampai harta itu terkuras habis. Ia kembali berhutang untuk membayar kekalahannya dan kembali dikejar-kejar orang.
“Maaf Ayah, uang yang Ayah berikan padaku sudah habis. Kini aku berhutang lagi, bahkan dalam jumlah yang Iebih besar,” rengek Manik Angkeran lagi pada ayahnya. “Aku tak bisa menolongmu lagi. Aku sudah berusaha menolongmu, tapi kau malah melukai perasaanku,” kata Sidhimantra menahan marah.
Baca Juga: Cerita Rakyat Bali Danau Batur dan Sosok Kebo Iwa yang Besar, Pemarah, Namun Baik Hati
Manik Angkeran bingung. Ia tak tahu harus meminta tolong pada siapa lagi. Saat melamun, tiba-tiba matanya terpaku pada sebuah genta kecil. “Genta? Untuk apa genta ini? Apakah genta ini laku dijual?” tanyanya dalam hati.
Manik Angkeran membawa genta itu ke pasar. Di sana ia bertemu temannya dan menunjukkan genta itu padanya. “Manik, aku dengar genta ini adalah genta ajaib. Genta ini digunakan untuk memanggil Naga Besukih yang tinggal di Gunung Agung. Barangkali ayahmu telah menemui Naga Besukih untuk meminta harta?” tanya temannya.
“Hmm… benar juga. Pasti ayah mendapat harta itu dari Naga Besukih,” kata Manik Angkeran. Manik Angkeran tak mau menyia-siakan kesempatan. Ia segera mendaki Gunung Agung dan membunyikan genta ajaib itu.
Naga Besukih menemui Manik Angkeran. “Maaf Naga Besukih. Namaku Manik Angkeran, putra dari Sidhimantra. Bisakah aku meminta sedikit hartamu lagi untuk melunasi hutangku?” tanya Manik Angkeran.
“Banyak sekali utangmu? Tapi baiklah, untuk terakhir kalinya, aku akan memberimu sedikit harta. Setelah ini, kau tak boleh kesini lagi untuk meminta harta,” jawab Naga Besukih.
Naga Besukih mengambil hartanya di dalam gua. Tanpa ia sadari, Manik Angkeran mengikutinya. Betapa takjubnya Manik Angkeran, dalam gua itu terdapat setumpuk emas dan permata! Melihat semua itu, timbul niat jahatnya.
Tag
Berita Terkait
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem Selat Bali, KSOP Siapkan Rencana Buka - Tutup Pelabuhan
-
Profil Valery Brahmana yang Ungkap Kontrak Mengerikan Miss Universe Indonesia 2025
-
Kontrak Miss Universe Indonesia 2025 Dianggap Mengerikan, Dendanya Bisa Beli Rumah di PIK
-
Kamera Bawah Laut Temukan Objek Diduga Bangkai Kapal KMP Tunu Pratama Jaya
-
Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya Membuat Citra Pariwisata Bali Jelek
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Kasus Rudapaksa di Gili Trawangan: Kejaksaan Tahan WN Korea Selatan
-
WNA Asal Portugal Bawa 50 Amunisi di Bandara Ngurah Rai
-
Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang
-
Praktik Curang di Program Makan Bergizi Gratis, Lalu Iqbal: Tobat atau Saya Tangkap!
-
Lombok Tengah Dukung Penutupan Sementara MBG Saat Libur Sekolah