SuaraBali.id - Semenjak adanya kabar bahwa Rachel Vennya kabur dari karantina di Wisma Atlet seusai pulang dari luar negeri, selebgram ini terus menjadi sorotan. Ibu dua anak ini pun mendapat gunjingan di media sosial akibat viral kabar ia kabur dari karantina.
Kini Rachel Vennya juga harus menerima imbas dari kasus yang menyeret namanya tersebut. Dimana pengikutnya di media sosial Instagramnya mulai menurun.
Sejak nama Rachel Vennya dan Buna kerap muncul di trending topic Twitter, mantan istri Niko Al Hakim itu terus menerus diminta untuk melakukan klarifikasi.
Seperti dilansir oleh matamata.com - Jaringan Suara, sebuah video TikTok memperlihatkan penurunan jumlah pengikut Instagram Rachel Vennya sebanyak 3.000 akun hingga tersisa 6.825.864.
Sementara itu, dalam kolom komentar video TikTok tersebut, ada netizen yang meminta agar Rachel Vennya tidak diberikan panggung lagi.
"Udah ya gais stop kasih dia panggung," tulis netizen.
Diberitakan sebelumnya, Kapendam Jaya Kolonel Herwin BS mengonfirmasi kabar Rachel Vennya kabur dari masa karantina kesehatan. Saat itu, Rachel Vennya baru saja kembali dari Amerika Serikat setelah bekerja sekaligus liburan.
Rachel Vennya menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan selama tiga hari. Kemudian, ia dikabarkan kabur dibantu oknum TNI.
Bila benar demikian, maka Rachel Vennya telah melanggar SE Nomor 18 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19 oleh Satgas Covid-19. Dalam aturan itu, disebutkan bahwa semua pelaku perjalalanan internasional berstatus WNI dan WNA harus melakukan karantina selama 8x24 jam.
Berita Terkait
-
Dea Arranoya Lulusan Mana? Anak Pejabat Aceh Viral Pamer 15 Jeriken BBM dan Liburan ke Eropa
-
Viral Presiden Pecat Gubernur karena Pakai Celana Ketat saat Bersepeda di Turki
-
Viral Anak Pejabat Gayo Lues Flexing, Asisten I Sekda Minta Maaf dan Beri Klarifikasi
-
Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege
-
Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?