SuaraBali.id - Pada malam peringatan 19 tahun Bom Bali, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak agar seluruh pihak termasuk masyarakat di dalamnya, saling bekerja sama, berkolaborasi dalam mewaspadai adanya ideologi terorisme yang ada berkaitan dengan sentimen agama.
"Ideologi terorisme selalu bergerak mengangkat terkait dengan sentimen agama dan itu harus diwaspadai. Dengan maksud mencapai tujuan mereka, perlu edukasi kepada seluruh masyarakat sehingga menggandeng tokoh-tokoh agama di seluruh Indonesia agar ada interaksi kepada masyarakat dan langkah-langkah moderasi dalam beragama," kata Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar dalam kegiatan memperingati 19 tahun Bom Bali I di Legian Kuta, Bali, Selasa (12/10/2021).
Ia mengatakan dalam mengatasi masalah ancaman terorisme ini tentu dilakukan bersama seluruh kementerian lembaga, tokoh pemuka agama dan tokoh masyarakat hingga tokoh adat. Hal itu diharapkan dapat membangun kekuatan, ketahanan bangsa ini dari ideologi-ideologi terorisme.
Menurut dia ideologi terorisme memiliki karakteristik intoleran, radikal, menghalalkan segala cara dan termasuk menggunakan kekerasan dalam mencapai tujuannya adalah sebuah ideologi yang bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila.
"Kalau anggap ini sebagai virus radikal maka harus menemukan vaksinnya, dan coba membangun semangat penguatan nilai-nilai kebangsaan kita berdasarkan Pancasila dan mengakomodir keberagaman suku, ras, agama dan golongan. Semangat hidup rukun di tengah keberagaman merupakan identitas dan jati diri bangsa Indonesia yang beragam," tutur Boy.
Ia menegaskan bagaimana agar seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan secara dini, terutama terhadap masyarakat. Dengan tujuan agar pengusung terorisme tidak sampai ada di tengah masyarakat.
"Penting bagi juga mengingatkan bahwa terorisme merupakan kejahatan yang tidak bisa diberikan tempat dan penjara tidak boleh kalah dengan terorisme," ujarnya.
Kejahatan terorisme merupakan kejahatan yang extraordinary terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Untuk itu, pihaknya berharap ke depannya tragedi serupa tidak terulang kembali.
Pihaknya mengajak agar seluruh unsur-unsur termasuk masyarakat bergandeng tangan, bekerja, berkolaborasi, segala potensi ancaman yang ada berkaitan dengan benih-benih kejahatan terorisme harus dapat diantisipasi.
"Ada program mitigasi yang perlu kita lakukan bersama-sama antara unsur pemerintahan dan lembaga masyarakat. Bersama dengan tokoh-tokoh bagaimana terus menjadikan peristiwa kekerasan perkara di masa lalu adalah modal untuk membangun ke depan kehidupan masyarakat yang lebih baik," jelas Boy.
Berita Terkait
-
Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?
-
Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas
-
Respons Instruksi Prabowo, DPR Buka Peluang 'Terorisme Ekologi' Masuk RUU Kehutanan
-
Tak Hanya Jadi Ulama, Menag Dorong Lulusan Pesantren Kuasai Teknologi
-
Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo