SuaraBali.id - Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyatakan, pada Selasa ini (12/20/2021) ada tambahan 92 pasien yang telah sembuh dari COVID-19 dan ada kasus baru sebanyak 46 orang.
"Hingga Selasa ini, jumlah kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih dalam perawatan di daerah kita sebanyak 633 orang," kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, I Made Rentin.
Adapun sebaran 92 pasien yang telah sembuh yakni dari Kabupaten Jembrana (10 orang), Kabupaten Tabanan (11 orang), Kabupaten Badung (40 orang), Kabupaten Gianyar (8 orang), Kabupaten Klungkung (1 orang), Kabupaten Karangasem (1 orang), Kabupaten Buleleng (3 orang), dan Kota Denpasar (18 orang).
Rentin mengemukakan, dari 633 kasus aktif COVID-19 di Provinsi Bali, sebanyak 196 orang (30,96 persen) dirawat di RS rujukan, kemudian 286 orang (45,18 persen) dirawat di tempat isolasi terpusat dan 151 orang (23,86 persen) menjalani isolasi terpusat.
Di Provinsi Bali saat ini terdapat 159 tempat isolasi terpusat yang tersebar di seluruh kabupaten/kota, dengan kapasitas total sebanyak 1.564 tempat tidur.
"Yang sudah terisi itu 286 tempat tidur atau 18,29 persen dari kapasitas yang tersedia," ucap Rentin.
Sedangkan jumlah kumulatif kasus positif COVID-19 di Provinsi Bali menjadi sebanyak 113.305 orang, yang sudah sembuh sebanyak 108.679 orang dan yang meninggal dunia secara kumulatif menjadi sebanyak 3.993 orang.
Rentin yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali itu menambahkan saat ini seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali sudah berstatus zona kuning atau kategori risiko rendah penularan COVID-19.
"Zona Kuning itu bukan berarti bebas dari COVID-19. Masyarakat silakan berkegiatan, namun tentu harus tetap taat dan patuh pada protokol kesehatan," ucapnya.
Pihaknya mengajak semua pihak untuk senantiasa menjaga tren kondisi yang sudah membaik ini agar terus kondusif dengan tetap disiplin terhadap prokes dan juga jangan takut mengikuti vaksinasi COVID-19. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun