Pebriansyah Ariefana
Seorang penggali kuburan menyiapkan liang lahat di pemakaman khusus pasien COVID-19 di TPU Tengku Mahmud Palas, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (3/9/2020). [ANTARA FOTO/FB Anggoro]

SuaraBali.id - Arti mimpi meninggal COVID-19. Mimpi meninggal karena sakit seperti Covid-19 bisa saja terjadi.

Memimpikan kematian karena Covid-19, sebenarnya bisa saja dikarenakan ketakutan kita yang berlebihan sehingga terbawa mimpi.

Namun, apabila mimpi ada penyakit lain yang menyebabkan kematian dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya, maka alam bawah sadar sedang berusaha memberi tahu bahwa akan ada beberapa perubahan dalam hidup yang periu diperbaiki.

Mimpi meninggal dan mimpi kematian menjadi salah satu hal yang kerap dialami sebagian orang.

Baca Juga: Jelang Musim Baru, Michael Jordan Dukung Sikap NBA Soal Vaksinasi COVID-19

Kematian adalah penghentian permanen dan ireversibel (tidak dapat dibalikkan) dari semua fungsi biologis yang menopang organisme hidup.

Ilustrasi mayat perempuan (shutterstock)

Kematian otak kadang-kadang digunakan sebagai definisi hukum kematian.

Sisa-sisa organisme yang sebelumnya hidup biasanya mulai membusuk segera setelah kematian.

Kematian adalah proses universal yang tak terhindarkan dan pada akhirnya akan terjadi pada semua organisme hidup.

Kematian umumnya diterapkan pada individu organisme; proses serupa yang terjadi pada komponen penyusun organisme hidup, seperti sel atau jaringan, disebut nekrosis.

Baca Juga: Pemkot Solo Anggarkan Rp 40 Miliar untuk Penanganan Covid-19 tahun 2022

Sesuatu yang tidak dianggap sebagai organisme hidup, seperti virus, dapat dihancurkan secara fisik tetapi tidak bisa dikatakan mati.

Komentar