SuaraBali.id - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, Made Sumerta mengatakan bagi penyelenggara pendidikan yang peserta didiknya terdiri dari orang asing dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM membutuhkan perhatian sangat tinggi.
Hal tersebut penting dikarenakan selain memiliki risiko tinggi juga menyangkut reputasi pendidikan di Kabupaten Badung pada khususnya.
"Berbicara risiko lebih tinggi maka, perlu perhatian khusus yang lebih juga dari para penyelengara pendidikan tersebut dalam pelaksanaan PTM," jelasnya seperti diwartakan Beritabali.com- Jaringan SuaraBali.id
Hal tersebut penting dikarenakan, akan menyangkut reputasi pendidikan khususnya di Badung jika nanti ada siswa asing terpapar dalam PTM di sekolah.
"Tentu dalam Pelaksanaan nantinya kami (Dewan Badung) akan meminta report terkait pantauan di lapangan seperti apa selama pelaksanaan PTM di sekolah tersebut," ucapnya.
Maka dari itu Sumerta menambahkan, sangat penting dan perlu adanya koordinasi dengan pihak terkait menyangkut hal tersebut.
Berita Terkait
-
61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis
-
Bukan Sekadar Gedung Baru, Pramono Didesak Prioritaskan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
-
500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Anggota DPRD DKI Bongkar Dugaan Praktik Culas Trayek Mikrotrans: Saya Pernah Ditawari Rp4 Miliar
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka