SuaraBali.id - Bali akan membuka gerbang masuk melalui penerbangan internasional pada 14 Oktober 2021. Hal ini telah dinyatakan oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan dipertimbangkan waktunya secara sekala dan niskala.
Hari tersebut pun ditelisik melalui metode Tenung Bayu Gana dan Numerologi oleh peramal asal Bali Jero Master Made Bayu alias Bayu Gendeng.
Disebutkan bahwa hari itu memang memiliki unsur keberkahan. Penemu Tenung Bayu Gana itu mengatakan, 14 Oktober 2021 itu jatuh pada Kamis Pon, Triwara Beteng yakni lambang kemakmuran.
Sangawara tulus, catur wara jaya menunjukkan adanya peluang dan kejayaan. Namun yang perlu jadi catatan yakni keputusan ini rawan memunculkan pro dan kontra.
"Itu dilihat dari aimbol Curug Sedana Apit Gunung, artinya adanya kebangkitan materi yang belum bisa maksimal, namun akan baik kedepannya, namun bisa dijadikan awal yang baik," ujarnya Selasa (5/10/2021).
Namun menurutnya, adanya pro dan kontra dalam hal ini biasa, dan karena pada Triwara bertepatan Beteng, maka tetap tujuannya adalah untuk kemakmuran bersama.
Selanjutnya asa simbol api dalam tenung Bayu Ghana, yang menyimbolkan memunculkan adanya kebangkitan di sektor Bali Selatan.
"Bila dihitung dari tanggal 14 Oktober dengan serat jangka, maka ada peluang-peluang baik akan muncul, namun juga perlu diperhatikan protokol kesehatan. Itu karena jumlah angka 14 menghasilnya 5 yang artinya bimbang atau masih goyah atau belum stabil," katanya.
Ini, kata dia, juga bisa diartikan jangan cepat senang berlebihan dahulu dengan dibukanya pariwisata ini hingga sampai melupakan protokol kesehatan.
"Jumlah dari 14 oktober 2021 juga menghasilkan angka 2 atau juga belum kestabilan. Jadi perlu tetap menjaga protokol kesehatan,dan kewaspadaan," tutup Jero Bayu.
Tag
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri