SuaraBali.id - Temuan tulang belulang pada Senin (6/9/2021) sekitar pukul 15.00 WITA lalu sempat menghebohkan warga di sekitar Pantai Keramas, Kecamatan Blahbatuh.
Tulang belulang tersebut ditemukan di sekitar lokasi hilangnya I Made Sadra (65), petani asal Banjar Semakin, Desa Pering, Blahbatuh yang hanyut tenggelam pada Senin (9/8/2021) lalu.
Delapan potongan tulang itu berbeda ukuran itu lantas sempat dikira bagian dari jasad korban yang hilang tersebut.
Polsek Blahbatuh sudah mengamankan tulang belulang ini untuk diuji laboratorium. Menurut Kapolsek Blahbatuh AKP Yoga Widyatmoko, tulang belulang ini pertama kali ditemukan oleh I Ketut Swastika. Ketika itu, saksi yang merupakan anak petani hanyut I Made Sadra seperti biasa sedang melakukan pencarian jejak ayahnya di sekitar lokasi.
"Saksi sedang berjalan menyisir pantai dan kemudian dilihatnya tulang yang berserakan di atas pasir," ujar AKP Yoga saat dikonfirmasi, Selasa (14/9).
Atas temuan itu, selanjutnya saksi memungut tulang-tulang tersebut. Kemudian menaruhnya dalam sebuah tas. Ketut Swastika langsung melaporkan temuan tulang belulang tersebut kepada Anggota Sat Pol Air Polres Gianyar yang kebetulan sedang patroli.
Menerima informasi penemuan tersebut, Polsek Blahbatuh langsung terjun ke lokasi. Polisi mengecek penemuan tulang tersebut. Setelah dicek, tulang itu berjumlah 8 buah tulang. Polisi juga mengorek keterangan dan identitas saksi.
"Menghubungi Instalasi Kamar Jenazah Sanjiwani untuk penitipan sementara tulang tersebut," terangnya.
Selanjutnya, pihaknya membuatkan administrasi, penitipan tulang dan permohonan untuk dilakukan pemeriksaan tulang ke dr SpOT (dokter spesialis Ortopedi). Disinggung dugaan korban hilang beberapa waktu lalu, Kapolsek belum bisa memastikan.
Baca Juga: Bantuan Stimulus Rp 875,5 Juta Pedagang Pasar Blahbatuh Akhirnya Cair
"Bukan. Dugaan awal bukan tulang manusia, tapi tetap nanti saksi ahli yang menentukan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Bantuan Stimulus Rp 875,5 Juta Pedagang Pasar Blahbatuh Akhirnya Cair
-
Nelayan Hilang Kontak Setelah Ditahan Malaysia, Keluarga Minta Bantuan
-
Pencarian Warga Riau Hilang di Limapuluh Kota Dihentikan, Info Baru Terungkap
-
Basarnas Hentikan Pencarian Warga yang Hilang Saat Ziarah Kubur di Limapuluh Kota
-
Geger Petani Temukan Tulang Belulang Manusia di Kebun Sawit Inhu
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar